Mitra Pinansthika Bidik Dana IPO Rp1,45 Triliun

Perusahaan pembiayaan kendaraan roda dua, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk menetapkan harga perdana saham sebesar Rp1.500 per saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (21/5).

Dana hasil penawaran perdana saham ini akan digunakan untuk ekspansi usaha perseroan. Dalam rangka penawaran perdana saham ini, perseroan telah menunjuk PT Morgan Stanley Asia Securities, PT Deutsche Securities Indonesia, PT DBS Vickers Securities Indonesia, dan PT Indo Premier Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Disebutkan, perseroan akan melepas 970 juta saham ke publik atau setara 27,37% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran perdana saham dengan nilai nominal Rp500. Total dana yang diraih dari hasil penawaran perdana saham ini sekitar Rp1,45 triliun.

Selain itu setelah penawaran perdana saham, perseroan juga akan menerbitkan saham biasa dalam rangka pelaksanaan konversi note agreement 2015 pada 16 Maret 2012 kepada Goldsweets Enterprise Ltd, Excel Dragon Overseas Inc, Energion Corporation dan Ciroden Alliance Ltd sejumlah 190,10 juta saham.

Perseroan juga melaksanakan opsi pembelian saham berdasarkan share option agreement pada 8 Februari 2013 kepada PT Asetama Capital. Dengan pelaksanaan konversi mandatory convertible notes dan opsi pembelian saham ini, kepemilikan masyarakat akan menjadi sebesar 21,73% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Kemudian untuk jadwal penawaran perdana saham antara lain tanggal efektif pada 20 Mei 2013, masa penawaran umum perdana 21-23 Mei 2013, penjatahan pada 27 Mei 2013, pengembalian uang pemesanan pada 28 Mei 2013, distribusi saham secara elektronik pada 28 Mei 2013, dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 Mei 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

Mitra Pengemudi Laporkan Grab ke KPPU

Mitra Pengemudi Laporkan Grab ke KPPU NERACA Jakarta - Mitra pengemudi melaporkan Grab ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dengan…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

Pabrik Baru Beroperasi - Tahun Depan, PBID Bidik Penjualan Tumbuh 15%

NERACA Jakarta – Seiring beroperasinya pabrik baru, PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) terus menggenjot kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…