Bayar Utang, Tanah Laut Gelar Rights Issue

Tingkatkan modal, PT Tanah Laut Tbk (INDX) akan melakukan penawaran umum terbatas dengan melepas sebanyak-banyaknya 125,11 juta saham biasa atau sebesar 40% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp50.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Harga pelaksanaan penawaran umum terbatas/rights issue tersebut sekitar Rp550 per saham. Total dana yang diraih dari hasil penawaran umum terbatas sekitar Rp68,81 miliar.

Setiap pemegang saham yang memiliki lima saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 1 Juli 2013 berhak atas dua Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Pemegang saham perseroan yaitu Equatorex Sdn Bhd telah menyatakan kesanggupan untuk mengambil bagian saham sebanyak 14,67 juta lembar saham yang ditawarkan melalui penawaran umum terbatas ini pada harga pelaksanaan Rp550 per saham.

Apabila setelah alokasi saham tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan maka akan diambil oleh pembeli siaga yaitu Heyday Investments Ltd. Dana hasil rights ini akan dialokasikan sekitar 99,5% atau setara Rp67,49 miliar untuk menambah penyertaan saham pada entitas anak yaitu PT Pelayaran INDX Lines yang akan digunakan untuk melunasi kewajiban kepada Asia Infra Partners Ltd dan sisanya untuk kas anak usaha perseroan tersebut. Selain itu, sisa dana hasil rights issue sekitar 0,5% atau Rp319,99 juta akan digunakan untuk menambah modal kerja perseroan.

Perseroan yang bergerak di bidang konsultasi manajemen bisnis di jasa pelayaran ini memiliki aset sekitar Rp150,50 miliar pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp100 miliar. Pendapatan perserian naik menjadi Rp81,24 miliar pada 2012 dari periode 2011 sebesar Rp20,05 miliar. Laba bersih perseroan naik menjadi Rp12,16 miliar pada 2012 dari posisi tahun 2011 sebesar Rp205 juta.

Untuk melakukan aksi korporasi ini, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Juni 2013. Tanggal efektif untuk pelaksanaan rights issue pada 19 Juni 2013. Tanggal cum HMETD pada perdagangan di pasar reguler dan negoisasi pada 26 Juni 2013 dan pasar tunai pada 1 Juli 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

Link Net Gelar Audisi First Warriors di Medan

Dukung pengembangan ekosistem industri eSport, PT Link Net Tbk (LINK) dengan brand First Media menyambangi kota Medan dengan menggelar First…

Pefindo Beri Peringkat BBB+ Waskita Toll Road

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat “idBBB+” kepada PT Waskita Toll Road (WSTR). Peringkat tersebut juga diberikan untuk…

Laba PT Bukit Asam Tbk Terkoreksi 24%

Di semester pertama 2019, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba sebesar Rp 2 triliun atau turun 24% dibandingkan perolehan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mardani Terpilih Ketum HIPMI 2019-2022

Hasil musyawarah nasionak (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memilih Mardani H. Maming (Mardani) sebagai ketua umum HIPMI Priode 2019-2022…

Genjot Pertumbuhan Investor - BEI Gelar Sekolah Pasar Modal HIPWI FKPPI

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus perluas edukasi  manfaat pasar…

Raih Global Islamic Finance Awards - Pasar Modal Syariah Indonesia Terbaik di Dunia

NERACA Jakarta –Kesekian kalinya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendapatkan penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards (GIFA) 2019 untuk kategori…