Komitmen Ancol Hadirkan Bisnis Wisata Edukasi

Targetkan Laba Tumbuh 11,76%

Senin, 13/05/2013

NERACA

Jakarta – Meningkatnya daya beli masyarakat seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang positif menjadi peluang yang menjanjikan berbisnis hiburan. Terlebih, sektor hiburan sudah menjadi kebutuhan masyarakat dan peluang inilah yang ditangkap PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) untuk terus mengembangkan bisnis wisata hiburan dan termasuk kesektor properti.

Bisnis hiburan Ancol juga menghadirkan wisata edukasi berupa Ancol Ocean Ecopark. Langkah ini dilakukan sebagai permintaan masyarakat akan kebutuhan wisata edukasi yang minim di Jakarta saat ini, “Ancol Ocean Ecopark menjawab kebutuhan masyarakat akan wisata edukasi alam terbuka di Jakarta,”kata Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Budi Karya Sumadi.

Ancol Ocean Ecopark mengusung konsep green lifestyle sebagai sarana pendidikan lingkungan hidup yang terbagi menjadi empat tema berbeda, yakni Eco Energy, Eco Care, Eco Nature dan Eco Art.

Lanjutnya, Ancol Ocean Ecopark diharapkan menjadi tujuan wisata edukasi yang memberikan banyak pengalaman pembelajaran berharga bagi pengunjungnya. Dimana, pengunjung dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan mengenai lingkungan, “Ancol Ocean Ecopark akan menjadi sebuah social benefit bagi masyarakat karena di dalamnya terdapat sarana rekreasi yang mendidik mengenai flora dan fauna yang selama ini sangat minim ditemukan dalam sebuah kawasan wisata di DKI Jakarta,”tandasnya.

Didalam Ancol Ocean Ecopark, terdapat beberapa zona-zona dengan beragam jenis tanaman sehingga cocok sebagai sarana belajar botani. Oleh karena itu, lanjut Budi, Ancol Ecopark akan memberikan wisata dengan segala aktifitas yang berhubungan dengan konsep ramah lingkungan.

Wahana Baru

Kata Budi, di Ecopark menawarkan beragam wahana mulai dari Fantastique Show, Outboundholic, sampai Green Mission Paintball. Lalu sekedar berolahraga seru dan menyenangkan dengan segway, golfcar, bersepeda, trikker, sampai naik boat kanal. Selain itu, dikawasan Ecopark juga terdapat sungai-sungai buatan yang membuat suasana makin sejuk.

Tidak hanya itu, di kawasan Ecopark, pengunjung juga dapat mengenali beragam tanaman yang sudah sangat langka di Indonesia maupun dunia. Pasalnya, disana pengunjung dapat menjumpai pohon mahoni, eboni, trembesi, dan pohon lainnya. Di Ecopark, pengunjung dapat belajar bagaimana bercocok tanam secara sehat tidak menggunakan pestisida, serta belajar pengelolaan kawasan tersebut karena di sana memiliki sistem drainase yang baik,”kata Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Winarto.

Dia menambahkan, di dalam Ecopark, terdapat pula Eco Learning Park yang merupak fasilitas pembelajaran bagi pengungjung tentang bagaimana cara menanam sayur-sayuran dan bercocok tanam yang baik dan sehat.

Winarto juga menegaskan, alasan hadirnya Ecopark adalah keinginan mengajak pengunjung yang datang tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga belajar tentang lingkungan hidup yang kini mulai di lupakan oleh masyarakat. "Kita inginnya orang datang ke Ancol itu punya sesuatu yang didapat yang mengendap dalam hati dan pikirannya yang bisa memberikan penyegaran dalam konteks edukasi,”tuturnya.

Tahun ini, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menargetkan laba bersih sebesar Rp 190 miliar. Dimana laba tersebut naik 11,76% dari target perolehan laba bersih tahun 2012. Kenaikan target laba bersih 2013 itu, dilakukan untuk mempertahankan margin perseroan pada kisaran 10%. (bani)