Indosat Catatkan Rugi Capai Rp 71,15 Miliar

Sepanjang kuartal pertama 2013, PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan rugi periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp71,15 miliar pada kuartal I-2013. Nilai kerugian ini naik sampai 222,7% dibandingkan periode yang sama tahun lau sebesar Rp22,6 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Sementara jumlah pendapatan perseroan meningkat menjadi Rp5,79 triliun dibandingkan periode sebelumnya Rp4,92 triliun.

Tapi, sejumlah komponen beban juga tampak naik. Beban jasa telekomunikasi naik menjadi Rp2,41 triliun dari sebelumnya Rp1,89 triliun. Beban penyusutan dan amortisasi karyawan juga naik menjadi Rp2,14 triliun dari sebelumnya Rp1,7 triliun. Alhasil, jumlah beban ini tercatat sebesar Rp5,2 triliun dari sebelumnya Rp4,3 triliun. Akibatnya, laba usaha tergerus menjadi Rp563,28 miliar dari sebelumnya Rp608,32 miliar.

Kas bersih yang digunakan untuk kegiatan pendanaan pun menjadi minus Rp604,95 miliar. Sementara itu, jumlah liabilitas jangka pendek turun menjadi Rp10,46 triliun dari sebelumnya Rp11 triliun. Jumlah aset juga turun menjadi Rp53,8 triliun dari sebelumnya Rp55,2 triliun.

Sebagai informasi, belum lama ini perseroan memutuskan keluar atau delisting dari pencatatan saham di pasar modal Amerika atau New York Stock Exchange (NYSE) karena alasan efisiensi.

Direktur Utama & CEO Indosat Alexander Rusli pernah bilang, proses delisting itu akan berlaku efektif pada 16 Mei 2013. “Delisting ini akan mengurangi biaya administrasi terkait pencatatan di NYSE. Dengan melakukan langkah ini diharapkan terjadi peningkatan efisensi administrasi pada bisnis perseroan,” jelasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Arwana Catatkan Penjualan Naik 15,56% - Bisnis Keramik Masih Mengkilap

NERACA Jakarta – Meskipun bisnis properti masih dirasakan lesu oleh pelaku pasar, namun hal tersebut tidak memberikan dampak terhadap performance…

CIMB Niaga Terbitkan Sukuk Rp 600 Miliar - Dukung Pembiayaan Syariah

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam rangka menunjang ekspansi bisnisnya di pembiayaan syariah, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menerbitkan…

TOWR Naikkan Pinjaman Jadi Rp 300 Miliar - Rubah Perjanjian JP Morgan

NERACA Jakarta – Besarnya kebutuhan dana ekspansi bisnis, menjadi alasan bagi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui anak usahanya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Papua Didominasi Kaum Milenial

Kepala kantor perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua Barat, Adevi Sabath mengatakan, investor pasar modal di Papua Barat didominasi oleh…

BEI Suspensi Perdagangan Saham SURE

Setelah masuk dalam kategori saham unusual market activity (UMA) atau pergerakan harga saham di luar kebiasaan, kini PT Bursa Efek…

Volume Penjualan Semen Baturaja Naik 38%

Hingga September 2018, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan penjualan semen domestik tumbuh 38% dibandingkan dengan periode yang sama…