Memilih Makanan Bayi yang Sehat

Sabtu, 11/05/2013

Belakangan ini, beragam makanan serta susu bayi yang beredar begitu banyak. Lantas, apakah dengan demikian masing-masing produk yang ditawarkan cocok dan aman bagi si buah hati. Jangan salah, meskipun terlihat simpel, pemilihan susu seta makanan bayi sangatlah penting.

Apalagi, produk-produk yang ditawarkan tersebut sangatlah banyak. Nah, yang harus diperhatikan dalam memilih makanan bayi yang aman dan sehat ada beberapa hal, ingin tahu? Berikut ini ulasan singkatnya. Semoga bermanfaat.

Sebelum menentukan makanan apa yang ingin diberikan, para orangtua sebaiknya melihat terlebih dahulu berapa usia si kecil, lalu bagaimana kondisi makanannya, baik ditilik dari segi kandungan gizi, dan lain sebagainya.

Ya, makanan bayi harus disesuaikan dengan perjalanan usia bayi itu sendiri. Seperti diketahui, bayi berusia 0-6 bulan masih mengonsumsi makanan cair berupa ASI atau susu formula. Lalu, ketika menginjak usia 6-12 bulan, mereka sudah mulai mengonsumsi makanan lunak, atau makanan bertekstur lembut.

Sementara itu, kala berusia 12 bulan, bayi sudah siap menyantap makanan padat atau makanan dengan tekstur yang agak kasar (seperti menambahkan potongan sayuran atau buah ke dalam bubur bayi atau bubur tim saring), dan rasa yang bervariasi.

Hal terpenting yang harus diperhatikan para orangtua dalam memilih makanan untuk bayi mereka adalah masalah higienitas dari makanan tersebut, baik makanan yang orangtua buatkan sendiri untuk anaknya, ataupun produk makanan instan atau siap saji. Karena anak-anak pada usia ini belum mempunyai sistem pencernaan yang sempurna laiknya orang dewasa, salah sedikit saja bisa fatal akibatnya.

Hal lain yang tak kalah penting adalah memperhatikan bahan dasar makanan untuk si buah hati. Jika Anda ingin membuatnya sendiripilihlah bahan dasar yang memang berkualitas. Seperti ikan misalnya, orangtua tak boleh asal memilih ikan untuk dikonsumsi, mereka harus memilih ikan segar, misalnya ikan yang insangnya masih berwarna merah.

Sayuran pun demikian, pilihlah sayuran yang segar, tidak layu, dan warnanya tidak berubah menjadi gelap. Karena makanan berkualitas akan mampu meningkatkan kualitas anak kita pula. Seperti untuk perkembangan otak serta daya tahan tubuh.

Nah, kalau lebih memilih produk makanan bayi instan, hal terpenting untuk diperhatikan adalah melihat tanggal kadaluarsa produk tersebut. Perhatikan pula kemasan produk makanan tersebut. Jangan ambil produk dengan kemasan yang sudah rusak. Karena, jika tidak seperti itu makana yang akan diberikan ke bayi merupakan makanan yang sudah terkontaminasi dengan bakteri.

Selain itu, jangan lupakan masalah kandungan gizi dari makanan yang akan diberi pada anak atau bayi. Untuk makanan instant, biasanya bisa dibaca pada label daftar gizi yang terkandung di dalam produk. Pastikan Anda memilih makanan instant yang tidak mengandung pewarna atau penguat rasa buatan.

Nah, kalau untu pemilihan bahan dasar makanan yang akan dibuat sendiri di rumah, perhatikan kandungan gizi makanan melalui prinsip piramida makanan untuk bayi dengan gizi seimbang. Kalau masih khawatir, silahkan konsultasikan pada ahlinya.