Nasabah Mikro PNM Makassar Meningkat 29%

Jumat, 03/05/2013

NERACA

Makassar - Lembaga keuangan nonbank milik negara yang khusus untuk pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), PT Permodalan Nasional Madani (Persero), terus memperluas nasabah UMKM. Hal ini seiring dengan masih besarnya potensi pasar mikro di Indonesia Timur. Per Maret 2013, PNM melalui Cabang Makassar, Sulawesi selatan, mencatat jumlah nasabah meningkat 29% menjadi 5.565 nasabah, dibandingkan dengan Maret 2012 sebanyak 4.544 nasabah. Pemimpin PNM Cabang Makassar, Maimun Bakrie, mengatakan kenaikan jumlah nasabah ini mendorong meningkatnya bisnis pembiayaan mikro.

Triwulan I 2013, PNM Cabang Makassar membukukan total outstanding pembiayaan mikro sebesar Rp256,8 miliar atau tumbuh sekitar 23% dari posisi yang sama di tahun 2012 sebesar Rp208,3 miliar. “Hal ini mengindikasikan besarnya potensi UMKM di wilayah Indonesia Timur. Dengan bertambahnya unit ULaMM, PNM Cabang Makassar optimistis kinerja di 2013 akan terus meningkat dengan tetap memperhatikan kualitas pembiayaan yang diberikan,” kata Maimun di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (2/5). Maimun menambahkan, ekspansi jaringan ke wilayah Timur Indonesia ini dikarenakan melihat potensi UMKM pada sektor perdagangan serta perikanan dan perkebunan di Kota Maluku sangat potensial untuk diberdayakan lebih lanjut.

“Dengan perluasan jaringan ini, PNM bisa semakin dekat kepada para pelaku usaha mikro di daerah-daerah dan untuk memberikan solusi pengembangan usaha mikro yang masih sangat luas potensinya di wilayah Indonesia timur,” papar dia. Kemudian untuk mendorong kinerja dan kualitas pembiayaan tersebut, Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PNM, Arief Mulyadi mengatakan, perseroan juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) kepada para nasabah UMK di seluruh kantor cabang PNM, termasuk di Palu.

“Hal ini dimaksudkan agar para nasabah memiliki nilai tambah baik kualitas produk maupun kompetensi SDM (sumberdaya manusia) sehingga kapasitas usaha nasabah bisa meningkat,” ujarnya. Arief menjelaskan, kali ini, PKU Cabang Makassar memberikan pelatihan dengan tema “Motivasi dan Kewirausahaan” kepada sekitar 80 nasabah UMK dari berbagai sektor usaha yang berada di Masomba dan Manonda. “Dengan terus melakukan pelatihan motivasi, kami berharap dapat membuka wawasan UMK di Palu untuk terus berinovasi agar usahanya terus berkembang,” tambahnya.

Selain memberikan program pelatihan, dia menuturkan, PNM juga melakukan perluasan jaringan layanan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) di Maluku melengkapi ekspansi jaringan di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan pada tahun ini. “Penambahan jaringan itu diwujudkan dengan penambahan 19 kantor unit ULaMM sehingga total kantor ULaMM di bawah PNM Cabang Makassar menjadi 58 kantor unit,” tuturnya. Perlu diketahui, PNM Cabang Makassar merupakan kantor cabang PNM yang memiliki jumlah kantor ULaMM terbanyak diantara kantor cabang PNM yang lainnya. PNM Cabang Makassar mempunyai 10 kantor klaster (Bone, Palopo, Palu, Pare-Pare, Makassar, Mamuju, Kendari, Bau-bau, dan Luwuk) dengan total kantor unit ULaMM mencapai 58 unit. [mohar]