Indo Tambang Kaji Kembali Bangun PLTU

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITM) belum merencanakan bangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) meski ada keselarasan antara PLTU dan Batubara. Direktur Keuangan Indo Tambangraya Mega Edward Manurung mengatakan, saat ini perseroan belum ada rencana karena fokus masih untuk peningkatan pendapatan dan produksi, “Kendatipun demikian, bukan tidak mungkin kami akan membangun PLTU. Pasalnya, bisnis PLTU dan batubara adalah bisnis yang saling bersinggungan, saat batubara turun, PLTU naik. Saat ini kami sudah memiliki PLTU 2X7 MW di Bontang tapi untuk digunakan perusahaan,”katanya di Jakarta, Rabu (1/5).

Dia menuturkan, saat ini ada target jangka pendek PT ITM yaitu persiapan untuk penambahan kapasitas di Bontang dan Bunyut pada 2016. Tercatat akan digunakan dana sebesar US$ 70 juta untuk Bontang dan sekitar US$ 20 juta di Bunyut.

Dari jumlah tersebut akan diambil dari belanja modal perusahaan yang di sediakan sebesar US$ 150 juta. Selain itu, perseroan menargetkan volume produksi 2013 sebanyak 29 juta ton dengan target penjualan sebanyak 29 juta ton pula.

Menurutnya, dengan jumlah tersebut ada kenaikan dari volume produksi dan target penjualan dari tahun sebelumnya yaitu produksi 27,5 juta ton dengan penjualan sebanyak 27,2 juta ton. Jumlah produksi pada 2012 tersebut didapat dari 6 anak perusahaan yang terbanyak dihasilkan oleh PT Indominco Mandiri 14,8 juta ton.

Sampai Desember 2012, cadangan yang dimiliki oleh ITM sebanyak 1.595 juta ton sumber daya dengan cadangan 390 juta ton, inilah yang menyebabkan jumlah produksi dan target penjualan pada 2013 sama jumlahnya.

Distribusi batubara ITM sendiri telah tersebar ke 10 negara yaitu Cina 7,1 juta ton, Jepang 4,5 juta ton, India 3,3 juta ton, Taiwan 2,3 juta ton, thailand 1,8 juta ton, Filipina 1,6 juta ton, Korea Selatan 1,5 juta ton, Italia 1,4 juta ton, hongkong 0,6 juta ton, Malaysia 0,4 juta ton. Dengan penjualan dalam negeri sebanyak 2,5 juta ton dan pembeli lain 0,1 juta ton. (nurul)

BERITA TERKAIT

Bangun Infrastruktur Wilayah Selatan, Banten Bebas Daerah Tertinggal

Bangun Infrastruktur Wilayah Selatan, Banten Bebas Daerah Tertinggal NERACA Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan, ia berkomitmen terhadap peningkatan…

Anak Usaha PTPP Bangun Proyek SPAM

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) perusahaan konstruksi dan investasi ini melalui anak usahanya, PT PP Infrastruktur melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama…

Area Bekas Tambang Freeport Diminta Ditanami Merbau

NERACA Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyarankan area bekas tambang PT Freeport Indonesia ditanami…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bidik Dana di Pasar Rp 2 Triliun - Lagi, Jasa Marga Bakal Terbitkan Obligasi

NERACA Jakarta – Sukses menggalan dana di pasar lewat program dana investasi infrastruktur (Dinfra), memacu PT Jasa Marga (Persero) Tbk…

Bangun Plant Baru - Wika Beton Tambah Capex Jadi Rp 779 Miliar

NERACA Jakarta – Rencana pemindahan Ibu Kota negara ke Kalimantan memberikan dampak terhadap potensi proyek infrastruktur. Maka memanfaatkan hal tersebut,…

Perluas Pasar, FWD Life Gandeng K-Link

Dalam rangka perluas penetrasi pasar asuransi, PT FWD Life Indonesia (FWD Life) sebagai salah satu pelopor asuransi jiwa digital di…