Dongkrak Penjualan, Kobexindo Gandeng Dressta

Perkuat Segmen Alat Berat

Rabu, 01/05/2013

NERACA

Jakarta – Perusahaan distribusi alat berat PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) memperkuat product line nya dengan menambah produk Buldozer (all type) khususnya Giant Buldozer dengan mengandeng Dressta Co. Ltd, (“Dressta”) asal Polandia.

Direktur Utama Kobexindo, Humas Soputro mengatakan, dengan menjadi eksklusif distributor Dressta di Indonesia untuk penjualan Buldozer beserta suku cadang pendukung dan layanan purna jual akan meningkatkan penjualan perseroan, “Kerjasama ini akan memperkuat bisnis penjualan unit alat berat kami dan menyumbangkan potensi kenaikan penjualan yang signifikan dimasa mendatang,”katanya di Jakarta, Selasa (30/4).

Asal tahu saja, Dressta merupakan satu dari tiga produsen Buldozer kelas berat terkemuka didunia. Rencananya, Kobexindo menargetkan semester II 2013 produk Dressta sudah dapat dipasarkan di Indonesia.

Saat ini jaringan penjualan dan purna jual Dressta sudah tersebar di kawasan Amerika, Timur Tengah & Afrika, Asia Pacific, Eropa, Amerika Latin, Rusia dan Asia Tengah. Tahap pertama, Kobexindo akan mendatangkan buldozer dan Wheel Loader kelas berat yakni Extra Crawler Dozer TD-40E dengan Coal Blade Capacity sampai dengan 40M 3 ( 555 Horse Power) dan Extra Wheel Loader 560E dengan kapasitas coal bucket lebih besar dari 12M3.

Kata Humas, masuknya produk Dressta menambah lengkap jajaran lini produk alat berat pertambangan yang perseroan pasarkan secara ekslusif sebelumnya seperti seperti

Excavator, Articulated dump truk dan Rigid dump truck. Terlebih, perseroan kini telah didukung oleh jaringan pelayanan yang tersebar melalui 11 kantor cabang dilokasi utama pertambangan di Indonesia.

Lebih lanjut Humas mengatakan, hal ini merupakan bagian dari strategi perseroan ditahun 2013 yakni mengembangkan produk-produk unggulan baru untuk meraih sukses lainnya setelah Doosan Excavator S500 yang menjadi Market Leader di kelasnya.

Sebagai informasi, tahun lalu perseroan berhasil membukukan angka penjualan sebesar US$ 131,77 juta dengan kontribusi 86,6% atau US$ 114,11 juta bersumber dari penjualan unit alat berat dan industri. (bani)