Mitra Pinasthika Bidik Dana Rp 2 Triliun - Tawarkan Harga Rp 2000 persaham

NERACA

Jakarta – Perusahaan distribusi sepeda motor, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk menetapkan harga perdana saham perseroan di kisaran Rp 1.500-2.000 per saham. Perseroan menargetkan dana dari penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) sebesar Rp 1,5-2 triliun.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Direktur Utama MPM Tossin Himawan mengatakan, saham yang akan dilepas perusahaan sebanyak-banyaknya 1,015 miliar saham perusahaan ke public.

Menurutnya, penetapan harga tersebut sudah berdasarkan perhitungan secara detail dan menyeluruh yang ditentukan oleh perusahaan dan penjamin emisi efek, “Penetapan harga ini sudah dihitung bersama-sama dengan penjamin emisi efek. Harga ini juga sudah disambut baik oleh investor. Kami yakin akan terserap baik. Perbandingan juga berdasarkan 12,9x sampai 16x PE, lalu juga melihat perusahaan sejenis,\"katanya.

Pihaknya akan melakukan roadshow ke Singapura, Hongkong, dan London untuk bisa menjaring investor lokal maupun asing sebanyak-banyaknya. Nantinya, kata dia, dana hasil penawaran perdana saham akan digunakan untuk berbagai kebutuhan perseroan, seperti akuisisi perusahaan penyewaan kendaraan sekitar 25%, sekitar 23% digunakan oleh PT Federal Karyatama untuk pembangunan fasilitas pabrikasi dan pembotolan pelumas baru dan sekitar 19% untuk membiayai akuisisi sisa saham PT Federal Karyatama.

Sedangkan sekitar 13% digunakan untuk mendanai sebagian pembelian kurang lebih 3.000 mobil baru, 8% digunakan untuk PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika sebagai ekspansi kegiatan operasi asuransi, 9% untuk melunasi utang ke PT Bank DBS Indonesia dan PT Bank ANZ Indonesia, dan sisanya untuk modal kerja.

Perseroan juga telah menunjuk empat penjamin pelaksana emisi efek. Di antaranya, PT Morgan Stanley Asia Indonesia, PT Deutshce Securities Indonesia, PT DBS Vickers Securities Indonesia, dan PT Indo Premier Securities.

Jadwal penawaran umum yaitu masa penawaran awal pada 25 April-8Mei 2013, tanggal efektif 20 Mei 2013, masa penawaran 21-23 Mei 2013, penjatahan pada 27 Mei 2013, pengembalian uang pemesanan (refund) dan distribusi saham secara elektronik pada 28 Mei 2013, sedangkan pencatatan saham di BEI pada 29 Mei 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

DIGI Bidik Pengunjung Laman Meningkat 40%

NERACA Jakarta – Kantungi dana segar dari hasil penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), PT Arkadia Digital…

GALANG DANA BAGI LOPER KORAN

Kepala Divisi Layanan Muzaki BAZNAS, Rulli Kurniawan dan pimpinan Agan saat meresmikan program penggalangan dana (crowdfunding) bagi loper koran di…

Pemerintah Tetapkan Hasil Penjualan SBR004 Rp7,3 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan hasil penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR004 sebesar Rp7,3 triliun dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…