Melesat Tajam, Saham Dyviacom Disuspensi

Pergerakan saham PT Dyviacom Intrabumi Tbk (DNET) pada perdagangan saham Senin awal pekan kemarin di hentikan sementara atau suspensi oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi pergerakan harga saham di luar kewajaran. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (22/4).

Kata Kadiv.Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dan Kadiv.Perdagangan Saham Andre Toelle, suspensi itu dilakukan sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham DNET sebesar Rp340 atau 141,67% dari harga penutupan Rp240 pada 12 April 2013 menjadi Rp580 pada 19 April 2013.

Disebutkan, BEI perlu melakukan suspensi saham DNET di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi pertama perdagangan saham kemarin hingga dengan pengumuman bursa lebih lanjut. Bursa menghimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,25% - KURS RUPIAH MELESAT HINGGA Rp 14.442 PER US$

Jakarta-Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan mempertahankan suku bunga acuan (7 Days Reverse Repo Rate-7DRRR) tetap 5,25%. Sementara itu, nilai…

Tak Ikut Danai Akuisisi Saham Freeport, Kemana Peran Bank BUMN?

Oleh: Rezkiana Nisaputra Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) sudah memastikan, bahwa empat bank pelat merah tidak akan ikut membiayai proses…

MNC Investama Bakal Konversi Saham Ke Kreditur - Perkuat Kondisi Keuangan

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang guna menciptkan kinerja keuangan yang sehat, PT MNC Investama Tbk (BHIT) berencana melakukan restrukturisasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…