PNM Pacu Pembiayaan UMK Perkebunan di Jambi

NERACA

Jambi - Badan usaha milik negara (BUMN) khusus untukpemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM memperkuat pembiayaan mikro di sektor perkebunan. Ini seiring dengan besarnya potensi dan prospek sektor perkebunan, khususnya sawit dan karet di Indonesia.

Untuk itu, PNM melakukan ekspansi jaringan layanan di Jambi. Sejak awal tahun ini PNM Cabang Jambi menambah dua kantor unit layanan modal mikro (ULaMM) di Singkut dan Pamenang, Jambi. Ini melengkapi jumlah kantor ULaMM di Jambi menjadi 12 kantor (termasuk 3 kantor ULaMM Syariah)di bawah koordinasi 2 kantor klaster yaitu Klaster Jambi dan Klaster Muara Bango.

“Jambi merupakan salah satu penghasil produk perkebunan dan kehutanan utama di wilayah Sumatra. Dengan penambahan jaringan ini kami berharap dapat semakin banyak memberdayakan pengusaha mikro Jambi yang mayoritas petani sawit dan karet tersebut,” ujar Pemimpin Cabang PNM Jambi, Wire Ariyayudanto, dalam keterangan tertulis yang diterima Neraca, pekan lalu.

Apalagi, menurut Wire, bisnis mikro di Jambi terus menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Hal ini tercermin dari kinerja pembiayaan mikro PNM Cabang Jambi. Per Maret 2013, PNM Cabang Jambi membukukan totaloutstandingpembiayaan mikro sebesar Rp52,5 miliaratau melonjak sekitar 262% dari posisi yang sama di 2012 sebesar Rp14,5 Miliar.

Pertumbuhan nilai pembiayaan mikro ini juga diikuti peningkatan jumlah nasabah ULaMM. Hingga akhir Maret 2013 jumlah nasabah ULaMM di Jambi mencapai 1.385 nasabah atau meningkat 315% dibandingkan dengan Maret 2012 sebanyak 334 nasabah.

“Ini mengindikasikan besarnya potensi industri usaha mikro kecil (UMK) di Jambi. Dengan bertambahnya unit ULaMM, PNM Cabang Jambi optimistis kinerja di 2013 akan terus meningkat dengan tetap memperhatikan kualitas pembiayaan yang diberikan,” tambahnya.

Untuk mendorong kinerja dan kualitas pembiayaan tersebut, Corporate Secretary PNM, Gung Panggodo mengatakan, perseroan juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) kepada para nasabah UMK di seluruh kantor cabang PNM, termasuk di Jambi. Hal ini dimaksudkan agar para nasabah memiliki nilai tambah baik kualitas produk maupun kompetensi SDM (sumberdaya manusia) sehingga kapasitas usaha nasabah bisa meningkat.

“Sesuai potensi sumber daya alam di Jambi nasabah PNM di wilayah tersebut didominasi oleh petani sawit dan karet yang mensuplai bahan baku ke pabrik besar untuk diolah lebih lanjut. Dengan pelatihan ini, kami mendorong agar mereka berani untuk lebih kreatif dalam memberikan nilai tambah pada bisnisnya,“ tuturnya.

Kali ini, PKU Cabang Jambi memberikan pelatihan dengan tema “Penggalian Potensi Kemandirian melalui Ekonomi Kreatif bersama ULaMM” kepada sekitar 75 nasabah UMK dari berbagai sektor usaha. Untuk memberikan pelatihan UMK ini, PNM menghadirkan Kartini, SE,trainerUMKM terkemuka di Kota Jambi. [mohar]

BERITA TERKAIT

Hanya 46% Perusahaan Pembiayaan Yang Dapat Manfaatkan DP0%

NERACA Jakarta - Sebanyak 102 perusahaan pembiayaan (multifinance) dinyatakan tidak dapat memanfaatkan pelonggaran uang muka (down payment/DP) menjadi nol persen…

PNM Dorong UKM Lebih Inovatif dan Kreatif

PNM Dorong UKM Lebih Inovatif dan Kreatif NERACA Jambi - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan pendampingan terhadap pelaku Usaha…

KERJASAMA PEMBIAYAAN

SEVP Ritel dan Jaringan BNI Syariah IwanAbdi, Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, Senior Director PT Ciputra Residence Marius…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

OJK Sebut DP 0% Gairahkan Sektor Produktif

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim kebijakan penghapusan uang muka kendaraan bermotor pada perusahaan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…