Tak Usah Repot Mencari Tempat Magang - magangindonesia.com

Selama ini informasi mengenai perusahaan yang menyediakan kesempatan magang belum tersedia. Sehingga banyak mahasiswa ataupun siswa sari SMU maupun SMK yang mengalami kesulitan disaat-saat akhir masa pendidikannya karena belummenemukan perusahaan untuk magang. Begitu pula bagi mereka yang telah lulus, sulit untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan ilmunya lantaran belum mendapatkan pengalaman.

Berangkat dari hal tersebut, PT Magang Indonesia, sebuah lembaga independen beberapa waktu lalu meluncurkan sebuah portal Magangindonesia.com. sebuah digital hub untuk membantu para lulusan SMU, SMK, maupun Mahasiswa lulusan D3 dan S1 untuk mendapatkan kesempatan magang dan pembinaan dari perusahaan-perusahaan nasional dan internasional.

\"Magangindonesia.com akan berusaha membantu sekitar 100 orang per bulan sebagai peserta magang di berbagai bidang industri terkait yang memiliki program magang. Mereka juga akan di pertemukan dengan universitas yang mampu memberikan pendidikan secara jarak jauh (online),\" ungkap Pendiri Magangindonesia.com, Dr. Jos Lukuhay.

Magangindonesia.com membuka kesempatan bagi para lulusan SMU, SMK, maupun Mahasiswa lulusan D3 atau S1 yang sudah lulus maupun yang belum lulus untuk dapat menjadi anggota. Syaratnya adlaah bagi mereka para lulusan dari SMU,SMK, D3, dan S1. mereka akan mendapatkan kesempatan unutk magang di perusahaan atau bidang yang diinginkannya. Serta para anggotanya dapat mengikuti berbagai seminar dan aktivitas lainnya.

\"Adanya magangindonesia.com sangat membantu pemerintah untuk mempersiapkan generasi muda yang produktif dengan memberikan kesempatan anak-anak lulusan SMU, SMK, serta mahasiswa D3 dan S1 untuk mengembangkan keahlian dan kemampuan dibidangnya masing-masing. Sehingga kualitas SDM kita akan meningkat dan dapat bersaing dengan negara-negara maju lainnya serta mengurangi angka pengangguran angkatan kerja produktif,\" ujar Dirjen Pendidikan Menegah (Dikmen) Kemendikbud, Hamid Muhammad, Msc, Ph.d.

Untuk menjadi anggota pada magangindonesia.com para calon anggota dapat melakukan regristrasi sesuai arahan dari website tersebut. Kemudian setelah menjadi anggota maka siswa akan dapat melihat pilihan lowongan magang, mengajukan lamaran magang, mengirim lamaran magang, dan setelahnya akan dilakukan pertemuan untuk interview secara langsung antar siswa pelamar dengan perusahaan calon pengguna.

Perusahaan-perusahaan yang bekerjasama dengan magangindonesia.com antara lain berasal dari bidang komunikasi, akuntansi, ekonomi, pemasaran, perbankan, dan lain sebagainya. magangindonesia.com berbeda dengan perusahaan outsourching yang ada, karena para perusahaan Outsourching adalah penyedia tenaga kerja fungsional ke perusahaan yang membutuhkan. Sementara magangindonesia.com menitipkan para lulusan SMU, SMK, dan mahasiswa D3 serta S1 yang ingin memperoleh kesempatan untuk magng di dunia kerja sesungguhnya, sambil melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. sehingga kelak menjadi tenaga kerja yang profesional, memiliki pengalaman kerja dan pendidikan yang tinggi.

BERITA TERKAIT

Tak Lagi Suram, Museum Pusaka Cirebon Bernuansa Mal

Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, terus melakukan pengembangan demi meningkatkan jumlah kunjungan turis, salah satunya dengan mengoperasikan Museum Pusaka dengan…

The Fed Prediksi Tak Ada Kenaikan Suku Bunga

      NERACA   Washington - Federal Reserve AS atau The Fed kemungkinan akan membiarkan suku bunga tidak berubah…

KPU Depok Ajak Milenial Tak Golput

KPU Depok Ajak Milenial Tak Golput NERACA Depok - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Jawa Barat mengajak para kaum…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Pentingnya Peran Peneliti untuk Mitigasi Bencana

  Kepala Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Sri Sunarti Purwaningsih menilai pentingnya peran peneliti dan…

Perlukah Fatwa Haram untuk Games PUBG?

      Games Player Unknown's Battle Grounds (PUBG) semakin banyak menjadi perbincangan. Selain di kalangan anak muda yang gemar…

Pendidikan Swasta Perlu Diperkuat

    Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Rhenald Kasali melihat laporan bank Dunia tentang indeks Modal Insani 2018 menguatkan…