BEI Masih Kaji Peminjaman Saham BRMS - Potensi Melanggar Aturan

NERACA

Jakarta – Soal peminjaman saham PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) yang dilakukan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai sah selama tidak melanggar aturan yang ada, “Soal peminjaman saham BRMS oleh BUMI ke pihak lain, sah-sah saja asal sesuai peraturan yang ada dan dilaporkan, “kata Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito di Jakarta, Rabu (10/4).

Dirinya sendiri, saat ini tengah mempelajari laporan tersebut. Menurutnya, dalam peminjaman saham memang ada peraturannya dan pihak BUMI maupun Bumi Resources Mineral sudah melakukan pelaporan ke BEI, “Pinjam meminjam saham itu sah-sah saja, asal sesuai peraturan yang ada. Saya tidak bisa katakan salah apa benar,”tegasnya.

Sebagai informasi, dalam laporan keuangan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) per 31 Desember 2012 menyebutkan BUMI bersama pihak lain telah menandatangani perjanjian peminjaman saham BRMS pada tahun lalu. Perjanjian ini berlaku untuk waktu 12 bulan sejak ditandatanganinya perjanjian dan dapat diperpanjang dengan persetujuan tertulis dari perusahaan dan para pihak.

Sebagai imbalan, para pihak setuju untuk membayar biaya pinjaman ke perusahaan seperti yang dinyatakan dalam perjanjian. Selain itu, para pihak juga setuju untuk membayar biaya tambahan. (bani)

BERITA TERKAIT

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Perlu Aturan Uang Digital

Di tengah makin maraknya peredaran uang digital, hingga saat ini baik Bank Indonesia (BI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terlihat…

Debat Capres Apa Masih Menarik?

Oleh: Sigit Pinardi Debat calon presiden-calon wakil presiden pertama dalam rangkaian Pemilihan Umum 2019 akan digelar di Hotel Bidakara, Jakarta,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Rig Tender dan Petrus Sepakat Berdamai

Perkara hukum antara PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) dengan PT Petrus Indonesia akhirnya menemui kata sepakat untuk berdamai. Dimana…