Lahan Relokasi Batu Alam akan Ditukar Guling

NERACA

Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon mengaku telah mencari alternatif terbaik, guna mencari lahan penganti relokasi Batu Alam, di desa Kepunduhan Dukupuntang. Rencananya, Pemkab Cirebon akan melakukan tukar guling tanah Desa Kepunduhan, dengan tanah milik Pemkab Cirebon.

Informasi yang dihimpun Harian Ekonomi Neraca menyebutkan, saat ini Pemkab Cirebon masih mencari lokasi yang terdekat dengan Desa Kepunduhan. Langkah ini diambil, menyusul rapat Sekda Kabupaten Cirebon dengan para pejabat yang terlibat dalam rencana relokasi industri batu alam Dukupuntang, beberapa hari lalu.

“Saatini kita masih mencari tanah asset pemda yang lokasinya terdekat dengan desa Kepunduan. Pak Sekda waktu rapat kemarin minta dalam minggu ini sudah ada perkembangan laporan mengenai ini. Mudah-mudahan lokasi tanah pengganti tersebut cocok dan tidak merugikan pemerintah desa,” ujar salah seorang pejabat di lingkungan Setda kabupaten Cirebon, yang enggan disebutkan namanya.

Sumber ini menyebutkan, langkah ini diambil sampai menunggu persetujuan dari Provinsi Jabar. Diharapakn, nantinya pihak pemkab Cirebon dan Desa kepunduhan tidak akan repot lagi mencari tanah pengganti, ketika Provinsi Jabar sudah menyetujuinya. Pemkab juga rencananya akan menyewa tanah desa tersebut, dengan nilai Rp 50.000.000 setiap tahunnya. Namun karena ada aturan yang melarang, uang tersebut dikembalikan lagi ke kas daerah.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini tanah penggantinya sudah kita dapatkan. Lokasinya tidak akan jauh-jauh dari desa Kepunduhan. Kita juga masih menunggu persetujuan provinsi Jabar. Jadi kalau Provinsi sudah oke, kita sudah menyiapkan lahan penggantinya,” kata sumber ini.

Seperti diketahui, rencana relokasi Bat Alam Dukupuntang tersendat dengan tersedianya lahan. Pasalnya, Desa Kepunduhan yang akan dijadikan tenpat relokasi, terjegal aturan yang tidak memperbolehkan. Disamping itu, kendala dana yang nilainya mencapai miliaran,membuat rencana relokasi ini selalu tertunda. Belum lagi persoalan lainnya yang tidak kalah pelik.

BERITA TERKAIT

2019, Smesco Akan Tingkatkan Layanan Pemasaran KUKM

2019, Smesco Akan Tingkatkan Layanan Pemasaran KUKM NERACA Jakarta - Dirut Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM Emilia Suhaimi mengatakan, tahun…

BAZ Kota Sukabumi Kerjasama Dengan BRI - Walikota Akan Keluarkan Perwal Kewajiban ASN Bayar Zakat Melalui BAZ

BAZ Kota Sukabumi Kerjasama Dengan BRI Walikota Akan Keluarkan Perwal Kewajiban ASN Bayar Zakat Melalui BAZ NERACA Sukabumi - Demi…

Gubernur Sumsel: Pemerintah Akan Subsidi Petani Karet

Gubernur Sumsel: Pemerintah Akan Subsidi Petani Karet NERACA Palembang - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengatakan, pemerintah akan memberikan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Tagar #JokowiOrangnyaBaik Masuk Trending Topic Dunia

Tagar #JokowiOrangnyaBaik Masuk Trending Topic Dunia NERACA Jakarta - Jagad media sosial, khususnya Twitter, pada Sabtu (16/2), dikejutkan dengan munculnya…

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar - Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong NERACA Depok - ‎Pemerintah Kota…

Sebanyak 43 Ribu Koperasi Dibubarkan Oleh Kemenkop UKM

Sebanyak 43 Ribu Koperasi Dibubarkan Oleh Kemenkop UKM NERACA Sukabumi - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) telah membubarkan…