Dampak Merger, SCTV Beli Saham Publik Rp 950 Miliar

Rencana merger PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dengan PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM) akan menyebabkan terjadinya penurunan persentase kepemilikan saham (dilusi) sebesar 33,3% untuk saham SCMA dan sebesar 66,7% pada saham IDKM.

Tidak hanya itu, PT Surya Citra Media Tbk sebagai perusahaan hasil penggabungan juga terpaksa harus membayar sekitar Rp 950 miliar terhadap jumlah saham publik yang tidak menyetujui penggabungan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (3/4).

Sebagai informasi, rencana merger ini telah disetujui oleh masing-masing dewan komisaris pada 15 Ferbuari 2013 lalu. Namun rencana merger ini, sepenuhnya belum memperoleh persetujuan dari masing-masing investor di Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa (RUPSLB).

Nantinya, jika RUPSLB tidak menyetujui. Tentunya rancangan penggabungan usaha tersebut baru dapat diajukan kembali kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 12 bulan setelah pelaksanaan tersebut digelar, yaitu 5 April 2014.

Disebutkan, tujuan dari penggabungan ini adalah untuk efisiensi dan mencapai peningkatan sinergi kedua perusahaan dan dapat memudahkan investor pasar modal yang akan berinvetasi pada kegiatan media televisi.

Berdasarkan laporan penialan STH KJPP berpendapat, nilai pasar wajar dari aset bersih SCMA atau Rp2.171 per saham sedangkan IDKM sebesar Rp1.044 per saham. Setiap saham IDKM secara teoritis akan ditukarkan dengan 0,481 saham SCMA.

Penggabungan akan mengakibatkan dilusi terhadap kepemilikan para pemegang saham karena adanya peningkatan modal saham dalam SCMA yang menjadi penerima penggabungan. (bani)

Related posts