BEI Kembali Lelang AB 1 Mei 2013 - Tidak Putus Asa

NERACA

Jakarta- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan akan kembali menggelar lelang kursi anggota bursa (AB) secara terbuka pada 1 Mei 2013. Hal ini sesuai dengan ketentuan angka IV.2. Peraturan Bursa Nomor III-H tentang pelelangan dan pembelian kembali saham bursa.

Informasi tersebut disampaikan pihak otoritas dalam keterangan persnya di Jakarta kemarin. Dalam kesempatan kali ini, saham yang akan dilelang yaitu PT Patalian Water Securindo, PT United Asia Securities, PT Antaboga Deltasekuritas, PT Signature Capital Indonesia, PT Sarijaya Permana Sekuritas, dan Dinar Sekuritas.

“Permohonan untuk menjadi peserta lelang dengan melampirkan surat konfirmasi dari bursa untuk melakukan pembelian saham bursa diajukan selambat-lambatnya tanggal 22 April 2013 pukul 17.00 WIB disampaikan kepada PT BEI.” kata Direktur Utama BEI, Ito Warsito.

Adapun persyaratan dan tata cara menjadi peserta lelang adalah sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan bursa Nomor III-H tentang Pelelangan dan Pembelian Kembali Saham Bursa. Setiap peserta lelang harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi anggota bursa efek sebagaimana diatur dalam peraturan bursa Nomor III-A tentang Keanggotaan Bursa.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Uriep Budhi Prasetyo sebelumnya mengatakan, lelang kursi anggota bursa (AB) masih berlanjut. Apabila ada yang berminat maka harus memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam ketentuan yang telah disebutkan.

Menurutnya, persyaratan tersebut tidaklah berat karena sifatnya relatif. Secara umum, gagalnya calon anggota bursa karenainfrastruktur sistem dan back office yang dimiliki calon AB tersebut belum memenuhi standar operasionalnya. Selain itu, bisa juga karena sumber daya manusianya yang belum siap. “Persyaratan tersebut dari sudut berat atau tidaknya relatif karena persyaratannya baku,” ujarnya.

Dijelaskan Uriep, untuk dapat berfungsi sebagai AB, harus dapat melakukanoperasional dengan baik seperti yang diminta dalam ketentuannya. Salah satunya, perusahaan tersebut harus mendapatkan izin sebagai perantara pedagang efek dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di samping itu, struktur organisasi dan semua infrastruktur juga harussudah terbentuk dan siap.

Dia menambahkan, untuk kepatuhan anggota bursa sendiri, dirinya mengklaim terus mengalami peningkatan, “Kepatuhan AB terus meningkat dari tahun 2009-2012, khususnya untuk audit secara reguler,” ungkapnya.

BERITA TERKAIT

Terlalu Vulgar, Film "After" Tidak Sesuai Budaya Indonesia

Jakarta-Baru dirilis 16 April 2019 di berbagai bioskop di Indonesia, film ‘After’ sudah mengundang kontroversi. Berbagai sorotan, terutama karena adanya…

Tren IHSG Menguat Terbatas - Pelaku Pasar Menaruh Asa Presiden Terpilih

NERACA Jakarta – Pasca pemilihan umum (Pemilu) Presiden dengan diumumkannya presinden terpilih nanti, pelaku pasar modal menaruh asa bisa membawa…

Mantan Ketua MK - Milenial Rugi Kalau Tidak Memilih

Mahfud MD Mantan Ketua MK Milenial Rugi Kalau Tidak Memilih  Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasca Pemilu 2019 - Trafik Layanan Data Ikut Terkerek Naik

NERACA Jakarta – Momentum pemilihan umum (Pemilu) menjadi berkah tersendiri bagi emiten operator telekomunikasi. Pasalnya, trafik layanan data mengalami pertumbuhan…

Pemilu Berjalan Damai - Pelaku Pasar Modal Merespon Positif

NERACA Jakarta – Pasca pemilihan umum (Pemilu) 2019, data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan kemarin menunjukkan respon positif,…

Performance Kinerja Melorot - Mandom Royal Bagi Dividen Rp 84,45 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp…