RTp 36 Triliun Kredit Buat UMKM

Komposisi Alokasi KUR 2013

No. Bank Alokasi

(triliun rupiah)

-------------------------------------

1. BNI 4,75

2. BRI 19,00

3. Mandiri 3,60

4. BTN 1,25

5. Bukopin 0,45

6. BSM 1,50

7. BNI Syariah 0,20

8. 26 BPD 5,25

-------------------------------

Jumlah 36,00

Sumber: Kemenko Perekonomian

Rp 36 Triliun Kredit Buat UMKM

Tahun ini pemerintah menarget penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 36 triliun atau naik 5,8% dari realisasi KUR 2012. Target tahun lalu hanya Rp 30 triliun, tapi mampu tersalur hingga Rp 34 triliun. Dari jumlah itu,BRI tetap menduduki urutan pertama yang menyalurkan KUR terbanyak, yaitu Rp 19 triliun.

Selebihnya dititipkan ke BNI Rp 4,7 triliun, dan Bank Mandiri Rp 3,6 triliun. Sebanyak 26 Bank Pembangunan Daerah (BPD) mendapat kesempatan menyalurkan KUR yang besarnya Rp 5,25 triliun. Menteri Perekonomian Hatta Rajasa minta agar bank penyalur aktif mempromosikan KUR. Kredit ini, persis samadengan yang terapkan Grameen Bank yang dibesarkan Prof Muhammad Yunus, tanpa agunan.

Tahun ini, pemerintah memutuskan menurunkan suku bunga KUR untuk kelompok mikro. Semula 22% per tahun menjadi 0,95% per bulan atau 11,4% per tahun. Sedangkan bunga ritel diturunkan dari 13% per tahun menjadi 0,57% per bulan atau 6,84%. “\"Kita tetapkan bunga tetap (flat). Ini supaya lebih mudah dan menjangkau hingga masyarakat pelosok dengan bunga ringan,\" tutur Menko Hatta Rajasa.

Dari Rp 36 triliun KUR tahun ini, sebanyak 34% di antaranya akan disalurkan ke sektor hulu. Dengan demikian dominasi sektor hilir atau perdagangan mulai berkurang Nantinya, pemerintah juga akan memasukkan KUR ke dalam Master Plan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Indonesia (MP3KI).

Tata Cara Pengajuan

Sementara itu bagi yang ingin mengajukan KUR, ada sejumlah persyaratan yang harus disiapkan terlebih dulu. Datang ke salah satu bank penyalur, pemohon diharap membawa berkas seperti identitas diri seperti KTP, KK, dan keterangan domisili. Lainnya, legalitas usaha seperti Akte Pendirian usaha, Data Usaha, , berkas perizinan seperti Surat Izn Usaha Pedagangan (SIUP), Surat tanda daftar Perusahaan (TDP), izin gangguan (HO) di Satpol PP.

Pemohon diminta membawa laporan keuangan usaha dalam beberapa bulan. Yang tak boleh ketinggalan adalah proposal usaha yang membutuhkan modal. (saksono)

BERITA TERKAIT

Pemkot Palembang Imbau UMKM Gunakan Bahan Baku Berkualitas

Pemkot Palembang Imbau UMKM Gunakan Bahan Baku Berkualitas NERACA  Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan mengimbau pelaku usaha…

Rencanakan Go Public - Softex Indonesia Bidik Dana di Pasar Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta  -Satu lagi antrian panjang perusahaan yang berniat go public tahun ini adalah PT Softex Indonesia. Hal tersebut disampaikan…

WSKT Catatkan Kontrak Baru Rp 7,2 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan Mei 2019, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Kering, Meski Cianjur Memiliki Sumber Air

Kesulitan mendapatkan air pada musim kemarau bukan hal baru bagi petani di negeri ini, termasuk di Cianjur, Jawa Barat, yang…

Ini Dia, Misi Konservasi Air di Yogyakarta

Posisi Kota Yogyakarta yang diuntungkan secara topografi karena memiliki wilayah yang tidak luas, berada di dataran rendah, dan diapit tiga…

Mengatasi Kekeringan: - Dengan Upaya Terukur dan Terstruktur

Indonesia merupakan kawasan dengan anomali cuaca yang sangat unik karena pada saat yang bersamaan ada wilayah yang kekeringan, di tempat…