Peringatan Hari Air Dunia Ke-19 di Kuningan Tak Semarak Namun Penuh Makna

Peringatan hari air dunia ke-19 di Kab. Kuningan, Selasa (14/6), yang dilangsungkan di Objek Wisata Waduk Darma, sekalipun tidak semarak, namun dinilai sangat berarti dan harus

dimaknai. Kegiatan tersebut merupakan serangkaian acara Pemprov Jabar. Diikuti

pula dengan gerakan penghijauan di sekitar kawasan sumber air, seperti di sejumlah waduk yang ada di Jawa Barat.

Ada sekitar 750 pohon dari jenis Trembesi, Mangga dan Kawung akan ditanam sebagai upaya menjaga keseimbangan lingkungan serta penandatanganan prasasti Situ Paleuben Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Disamping itu juga ditebar sebanyak 50.000 benih ikan Nila di Waduk Jatigede.

Turut menghadiri Gubernur Jabar H. Ahmad Heryawan, Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda, Ketua Badan Koordinasi Pemerintah dan Pembangunan H. Ano Sutrisno, Kepala Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jabar Ir. Dedi Mulyadi serta undangan lainnya.

“Untuk tahun 2011 ini, PBB sudah menetapkan tema Hari Air Sedunia yakni, mengajak semua warga dunia untuk mewaspadai pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, konflik horisontal dan bencana alam yang semua itu akan berdampak pada ketersediaan dan keberlanjutan

sumber-sumber air yang dibutuhkan bagi kehidupan manusia,” ujar Heryawan.

Related posts