PTPP Bangun Rel Kereta Api Di Sumatera Selatan - Nilai Proyek Rp 210 Miliar

NERACA

Jakarta – Belum lama ini, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) meraih menambah kontrak baru berupa pembangunan jalur kereta api. Dimana untuk proyeks senilai Rp 210 miliar ini, perseroan bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Kata Corporate Secretary PT PP, Betty Ariana, investasi kerjasama dengan PT KAI sebesar Rp 210 miliar akan digunakan untuk pembangunan rel kereta api di Sumatera Selatan, “Kerjasama dengan PT KAI akan dibangun rel kereta api di Sumsesl yang didapat dari PT KAI sendiri,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Dia juga mengungkapkan, sektor konstruksi adalah penyumbang terbesar dalam nilai kontrak tersebut. Disebutkan, nilai tersebut didapat dari kontrak PT PP dengan JW Marriott Hotel, Hotel Uluwatu, Tunjungan Plaza V di Surabaya, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dan PT KAI.

Selain itu, perseroan merencanakan aksi korporasi ditahun ini untuk menjaga pertumbuhan berkesinambungan. Salah satunya dengan pembentukkan dua anak perusahaan yang masing-masing akan fokus pada bisnis properti dan produksi precast concrete.

Untuk alokasi belanja modal tahun 2013, PT PP merencanakan sekitar Rp 460 miliar yang akan diperuntukkan penyertaan modal pada usaha pembangkit listrik, jalan tol, pelabuhan, pabrik serta properti, “Mengenai investasi pada pembentukan dua anak perusahaan nilainya mencapai Rp 100 miliar. Dimana, Rp 70 miliar untuk properti dan Rp 30 miliar untuk produksi,”ungkapnya.

Mengenai lokasi properti yang akan dibangun PT PP dan nilai proyeknya, Betty hanya menjawab bahwa lokasinya di Jakarta dan Surabaya sedangkan nilai proyeknya enggan dia jelaskan.

Disinggung mengenai target laba perusahaan, Betty menjelaskan bahwa PT PP menargetkan laba bersih Rp 370 miliar dan nilai tersebut jauh lebih besar 20% dari tahun sebelumnya. Naiknya laba bersih diperoleh dari pendapatan 4 bidang bisnis yaitu konstruksi, properti, EPC dan investasi.

Betty juga mengungkapkan bahwa kenaikan laba 20% tersebut dikarenakan PT PP optimis dengan infrastruktur yang masih menjanjikan di tahun 2013 ini. Selain itu, PT PP sendiiri masih memiliki proyek carry over di tahun sebelumnya yang bernilai besar. (nurul)

BERITA TERKAIT

Jaga Kondisi Pasar - OJK Hentikan Reksadana Investor Tunggal

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan sementara penerbitan produk baru reksa dana investor tunggal seiring cukup banyaknya jumlah…

Sikapi Kasus Pemalsuan Deposito - BTN Yakinkan Nasabah Kondisi Kinerja Masih Solid

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyatakan perseroan dalam kondisi kinerja yang solid dengan performa perusahaan…

ADHI Catatkan Kontrak Baru Rp 6,8 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan Agustus 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp6,8 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PLN Terbitkan Surat Utang Rp 5,7 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat struktur permodalan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggalang dana hingga Rp 5,7 triliun dari penerbitan surat…

Bidik Pasar Ekspor Timor Leste - Japfa Targetkan Volume Ekspor 1000 Ton

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan pasar ekspor, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) melakukan ekspor perdana produk pakan ternak ke…

Pendapatan Merdeka Copper Naik 66,95%

NERACA Jakarta - Emiten pertambangan logam, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengantongi pendapatan US$191,77 juta pada semester I/2019 atau…