Adhi Karya Catatkan Laba Rp 211, 92 Miliar

NERACA

Jakarta - Ditahun 2012, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kenaikan laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 16,34% menjadi Rp211,92 miliar dari periode sama sebelumnya Rp182,15 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang di publikasikan kemarin. Tercatat pendapatan usaha perseroan juga naik 13,92% menjadi Rp7,62 triliun pada 2012 dari periode sama sebelumnya Rp6,69 triliun.

Sementara beban pokok pendapatan naik menjadi Rp6,67 triliun, YoY dari Rp5,96 triliun. Laba kotor naik menjadi Rp955,88 miliar, YoY dari Rp734,40 miliar. Laba sebelum pajak naik menjadi Rp423,31 miliar, YoY dari Rp326,37 miliar.

Kemudian laba bersih per saham dasar naik menjadi 117,46 pada 2012 dari periode sama sebelumnya 103,64. Total liabilitas perseroan naik menjadi Rp6,69 triliun pada 31 Desember 2012 dari periode sama sebelumnya Rp5,12 triliun.

Total ekuitas ADHI naik menjadi Rp1,18 triliun pada 31 Desember 2012 dari 31 Desember 2011 sebesar Rp990,36 miliar.Kas dan setara kas perseroan menjadi Rp948,84 miliar pada 31 Desember 2012 dari posisi 31 Desember 2011 sebesar Rp552,20 miliar.

Sebagai informasi, tahun 2013 perseroan menargetkan total nilai kontrak baru senilai Rp16,8 triliun. Dimana kuartal pertama 2013, nilai kontrak sudah lebih dari Rp1,8 triliun. Perseroan juga tengah mengerjakan proyek dari kontrak carry over dari tahun-tahun sebelumnya antara lain RFCC Cilacap senilai Rp1,25 triliun, PLTU Kalimantan Timur senilai Rp550 miliar, Apron Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta senilai Rp477 miliar.

Belum lama ini, perseroan juga menerbitkan dan menawarkan obligasi berkelanjutan I tahap II tahun 2013 senilai Rp625 miliar dan sukuk mudharabah berkelanjutan I tahap II tahun 2013 senilai Rp125 miliar. Obligasi dan sukuk mudharabah tersebut merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp1,25 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

Agresif Investasi di Sektor Energi - Tahun Ini, WIKA Targetkan Laba Rp 3,01 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring pertumbuhan target kontrak baru di tahun 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) juga menargetkan pertumbuhan…

Bangun Pelabuhan Selaru - PTK dan SBI Gandeng Perusda Panca Karya

NERACA Jakarta – Dukung pembangunan infrastruktur, Pertamina Trans Kontinental (PTK) sebagai anak usah PT Pertamina bersama-sama Soletanche Bachy International (SBI)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…