Kehadiran Hary Tanoe Jadi Angin Segar Bumi Plc - Recapital Sambut Baik

NERACA

Jakarta – Dampak dari perselisihan Nathaniel Rothschild dengan Grup Bakrie, memaksa satu persatu para pemegang saham keluar dari Bumi Plc. Namun dengan kehadiran CEO MNC Grup Harry Tanoesudibjo masuk sebagai pemegang saham Bumi Plc disambut baik.

Presiden Direktur PT Recapital Rosan Roeslani menyampaikan, apresiasi Hary Tanoesudibjo masuk sebagai pemegang saham Bumi Plc. Sehingga, mayoritas Bumi Plc masih dikuasai wakil dari Indonesia dan tidak dikuasai asing, “Masuknya Hary ke Bumi Plc yang merupakan induk PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) memberikan jaminan bagi sektor lain untuk mendapatkan dukungan dari hasil pertambangan batubara nasional,”katanya di Jakarta, Kamis (7/3).

Dia berharap dengan masuk Harry Tone, kedepan Recapital bisa terus berkembang. Seperti diketahui, Hary Tanoe membeli 3 juta saham atau setara dengan 12,3% dari total saham sebanyak 24,2 juta saham (15%) milik Rosan Roeslani di Bumi Plc. Secara tidak langsung, Hary Tanoe ikut menguasai BRAU yang merupakan anak usaha Bumi Plc

Aksi korporasi tersebut, kata Rosan, merupakan langkah Recapital untuk mengutamakan pengusaha nasional sebagai mitra. Selain Hary Tanoe, wakil Indonesia di Bumi Plc adalah salah satu mantan orang terkaya di Indonesia, Samin Tan."Hary Tanoe merupakan pengusaha nasional yang memiliki kapabilitas dan visi terhadap perkembangan industri batubara nasional,"ujarnya.

Rosan mengatakan, sektor energi khususnya batubara merupakan sektor yang strategis. Untuk itu, kepemilikan oleh pengusaha nasional akan memberikan jaminan bagi sektor lain untuk mendapatkan dukungan dari pertambangan batubara nasional.

Dalam kesempatan yang sama, posisi Rosan sebagai Direktur Utama BRAU digantikan oleh Eko Santoso Budianto. Menanggapi hal itu, menurutnya sudah saatnya Recapital dikelola oleh orang-orang yang profesional."

Sebelumnya, Samin Tan pemilik Borneo Energy mengundurkan diri dari PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dari jabatannya sebagai presiden direktur. Selain Samin Tan, dua direktur lainnya turut hengkang dari anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tersebut."Melalui surat ini kami sampaikan Dewan Komisaris telah menerima surat pengunduran diri beberapa anggota direksi," kata Corporate Secretary Bumi Resources Minerals, Muhammad Sulthon.

Menyusul Samin Tan, turut hengkang dari perusahaan tambang non batubara milik milik Grup Bakrie tersebut adalah Raymond Allan dan Hardianto dari jabatan sebagai direktur Bumi Resources Minerals. (bani

BERITA TERKAIT

Sambut Libur Lebaran, BTN Siapkan Dana Tunai Rp 14,58 Triliun

Melayani kebutuhan dana tunai bagi nasabah menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1440 H, PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Hary Tanoesoedibjo: Pemilu Telah Usai Saatnya Bersatu Bangun Indonesia Maju & Sejahtera

JAKARTA, Kompetisi di pesta demokrasi 5 tahunan telah usai. Pemenang di Pilpres telah diumumkan KPU, yaitu pasangan Joko Widodo dan…

Hary Tanoesoedibjo & Jokowi Bicarakan Pembangunan Ekonomi dengan Pertumbuhan 7%-8%

JAKARTA, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo bertemu Presiden RI Joko Widodo membahas pembangunan ekonomi Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…