SMF Terbitkan Obligasi Rp 1,3 Triliun - Tingkatkan Likuiditas

NERACA

Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial akan menawarkan lagi obligasi berkelanjutan II Sarana Multigriya Finansial tahap II tahun 2013 maksimal Rp1,3 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di situs PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Jakarta kemarin.

Disebutkan, penerbitan tahap II tahun 2013 ditawarkan sebesar Rp614 miliar yang dijamin secara kesanggupan penuh ditawarkan dalam empat seri. Obligasi berkelanjutan II Sarana Multigriya Finansial yang ditawarkan dalam empat seri terdiri dari seri A dengan jumlah pokok Rp60 miliar yang memiliki tingkat bunga tetap sebesar 6,8%.

Obligasi tersebut jatuh tempo pada 31 Maret 2014 dan memiliki tenor 370 hari kalender. Seri B memiliki jumlah pokok Rp18 miliar dengan jenis dan tingkat bunga tetap sebesar 7,3%. Jatuh tempo obligasi tersebut pada 21 Maret 2016 dengan tenor 3 tahun. Seri C dengan jumlah pokok senilai Rp436 miliar dengan jenis dan tingkat bunga tetap sebesar 7,6%. Jatuh tempo obligasi tersebut pada 21 Maret 2018 dan tenor obligasi 5 tahun.

Selain itu, seri D dengan nilai pokok Rp100 miliar dengan jenis dan tingkat bunga tetap sebesar 7,8%. Jatuh tempo obligasi tersebut pada 21 Maret 2020 dengan tenor 7 tahun. Adapun sisa dari jumlah pokok yang ditawarkan yang sebanyak-banyaknya sebesar Rp716 miliar dijamin secara kesanggupan terbaik (best efforts).

Adapun jadwal penawaran umum obligasi berkelanjutan tersebut antara lain tanggal efektif pada 18 Desember 2012, masa penawaran 18 Maret 2013, penjatahan pada 19 Maret 2013, distribusi obligasi secara elektronik pada 21 Maret 2013, pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Maret 2013, dan pembayaran bunga pertama obligasi pada 21 Juni 2013. PT CIMB Securities Indonesia dan PT Bahana Securities bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. (bani)

BERITA TERKAIT

Jaga Kondisi Pasar - OJK Hentikan Reksadana Investor Tunggal

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan sementara penerbitan produk baru reksa dana investor tunggal seiring cukup banyaknya jumlah…

Sikapi Kasus Pemalsuan Deposito - BTN Yakinkan Nasabah Kondisi Kinerja Masih Solid

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyatakan perseroan dalam kondisi kinerja yang solid dengan performa perusahaan…

ADHI Catatkan Kontrak Baru Rp 6,8 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan Agustus 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp6,8 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PLN Terbitkan Surat Utang Rp 5,7 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat struktur permodalan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggalang dana hingga Rp 5,7 triliun dari penerbitan surat…

Bidik Pasar Ekspor Timor Leste - Japfa Targetkan Volume Ekspor 1000 Ton

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan pasar ekspor, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) melakukan ekspor perdana produk pakan ternak ke…

Pendapatan Merdeka Copper Naik 66,95%

NERACA Jakarta - Emiten pertambangan logam, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengantongi pendapatan US$191,77 juta pada semester I/2019 atau…