BEI Optimis 2 Juta Investor Bisa Terealisasi - Gelar Gemilang Investa Bursa

NERACA

Jakarta–Dalam rangka meningkatkan jumlah investor dalam negeri, berbagai macam cara terus digalakkan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memenuhi target dua juta investor hingga 2015. Salah satu cara yang dilakukan dengan pengundian berhadiah setiap tiga bulan sekali dengan tema “Gemilang Investa Bursa”.

Direktur Pengembangan Bisnis BEI Friederica Widyasari Dewi, mengatakan, program undian ini menjadi yang pertama bagi para investor, dimana jumlah investor yang turut berpartisipasi adalah sales sebanyak 1.552 dan 17.762 Single Investor Identity (SID), “Dari seluruh jumlah tersebut dilibatkan 4.453 kupon yang berkesempatan untuk diundi memenangkan berbagai hadiah yang disediakan,” katanya di Jakarta kemarin.

Menurut Friederica, periode pertama pengundian berhadiah ini sendiri dilakukan sejak Desember 2012 lalu sampai dengan 28 Februari. Sementara itu, untuk pengundian berhadiah periode kedua akan dilakukan pendaftaran sejak Maret 2013 ini sampai Mei mendatang. “Intinya setiap tiga bulan sekali akan dilakukan pengundian berhadiah. Dan pada akhir tahun kami akan mengundi hadiah utama atau grand prize-nya,”paparnya.

Asal tahu saja, saat ini komposisi investor yang bermain di pasar modal Indonesia adalah 60 : 40. Artinya, 60% investor berasal dari luar dan 40% investor lokal. Maka dalam rangka meningkatkan porsi kepemilikan saham investor lokal, BEI telah membuka kerjasama dengan kalangan perbankan.

Kerjasama dengan perbankan dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah investor lokal. Pasalnya, sektor perbankan merupakan salah satu sektor industri yang cukup besar dan memiliki jaringan yang luas. Karena itu, hal tersebut akan sangat menguntungkan dalam upaya mengembangkan pasar modal. terlebih pada saat program sosialisasi dan edukasi, tercatat animo masyarakat daerah terhadap produk investasi cukup besar.

Sementara Kepala Eksekutif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk pasar modal, Nurhaida pernah bilang, pihaknya akan berupaya untuk menjadikan pasar modal sebagai salah satu alternatif pembiayaan yang menarik. Hal yang perlu dilakukan yaitu dengan membuka akses, dan memperbanyak jumlah produk investasi, termasuk mempermudah pelaksanaan penawaran saham umum perdana (Initial Public Offering/IPO). (bani)

BERITA TERKAIT

Gelar Bazar Lebaran - Pemerintah Terus Dorong Industri Jaga Ketersediaan Pasokan

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian senantiasa mendorong sektor industri manufaktur agar siap memenuhi kebutuhan konsumen terutama di pasar domestik selama…

Pemda Sukabumi Gelar Bazar Murah

Pemda Sukabumi Gelar Bazar Murah NERACA Sukabumi – Pemerintah Daerah (Pemda) Sukabumi menggelar bazar murah selama di Halaman Sekolah Tinggi…

Wintermar Raih Kontrak US$ 75,8 Juta

Perusahaan pelayaran PT Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) mengantongi kontrak berjalan senilai US$75,8 juta atau sekitar Rp 1,09 triliun dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…