Obligasi BTN Raih Peringkat AA dari Pefindo

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAA untuk PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). "Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dari pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham pengendalo, posisi usaha yang sangat kuat di segmen kredit kepemilikan rumah dan profil permodalan yang kuat,”kata analis Pefindo, Hendro Utomo dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (5/3).

Disebutkan, peringkat itu juga berlaku untuk obligasi XII-XV yang masih beredar senilai R4,85 triliun dan obligasi penawaran umum berkelanjutan I/2012 senilai Rp4 triliun. Prospek dari peringkat tersebut adalah stabil.

Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh tingkat profitabilitas yang moderat dan persaingan yang ketat di segmen KPR non-subsidi. Per 30 September 2012, pemerintah memegang 71,9% saham perusahaan dan sisanya sebesar 28,1% dimiliki oleh masyarakat. (bani)

BERITA TERKAIT

Membangun Indonesia dari Perbatasan Hingga Daerah Terpencil

    Oleh: Mariam Saroon, Pemerhati Sosial Ekonomi Selama Jokowi memimpin bangsa ini, sadar atau tidak banyak sekali pencapaian yang…

Fitch Rating Nilai Kas Operasional Negatif - Penurunan Peringkat LPKR

NERACA Jakarta – Sempat dituding karena keputusan menurunkan peringkat PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tidak berdasar, membuat lembaga pemeringkat internasional…

Bappenas: Pertumbuhan RI Relatif Stagnan - AKIBAT PRODUKTIVITAS TERTINGGAL DARI NEGARA LAIN

Jakarta-Pejabat Bappenas mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai relatif stagnan dan masih jauh di bawah rata-rata. Salah satu faktor penyebabnya adalah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

BEI Suspensi Saham Trancoal Pacific

Mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dihentikan sementara atau disuspensi oleh PT…

Hotel Mandarine Bakal Gelar Rights Issue

Perkuat modal dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) berniat menerbitkan saham dengan hak memesan efek…