Apartemen Capitol Park Residence Bidik Eksekutif - Berlokasi di Salemba

NERACA

Jakarta - Capitol Group, grup perusahaan yang bergerak di bidang properti, keuangan dan teknologi, melakukan pemancangan tiang perdana atau groundbreaking sebagai penanda diawalinya pembangunan Apartemen Capitol Park Residence yang berlokasi strategis di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

Apartemen yang mengusung konsep “Modern Urban Living” ini memiliki dua tower yang mencakup 1.502 unit apartemen. Tower Sapphire terdiri dari 980 unit hunian ekslusif dan Tower Emerald terdapat 522 hunian premium, termasuk 71 unit penthouse. Pembangunan kedua tower 31 lantai ini direncanakan selesai pada akhir Juli 2015 mendatang.

Walau ini merupakan proyek terbesar perdana Capitol Group, penjualan tahap awal terbukti mendapat sambutan baik oleh pasar. Tower Sapphire telah terjual sekitar 70% dalam tempo dua bulan sejak diperkenalkan ke pasar pada pertengahan Desember 2012 lalu. Pengembang juga membuka penjualan Tower Emerald untuk kelas premium.

“Kami melihat adanya suatu kebutuhan memiliki hunian ideal yang modern bagi masyarakat. Kami juga sadar pasar properti sedang bagus dan didukung oleh pertumbuhan ekonomi nasional di atas enam persen,” kata Direktur Capitol Group, Raisa Widjaja, dalam peresmian groundbreaking di Salemba, Jakarta, Sabtu (2/3) pekan lalu.

Proyek yang menelan investasi lebih dari Rp1 triliun ini pendanaannya berasal dari kombinasi keuangan internal dan lembaga keuangan swasta. Pengembang mengincar para eksekutif, mahasiswa dan pasangan muda serta para investor.

“Kami ingin memberikan kemudahan agar calon penghuni bisa mengatur waktu secara efisien antara karier dan kehidupan pribadi sehingga memiliki kualitas kehidupan lebih maksimal,” kata Raisa. Lokasi yang sangat strategis menjadi daya tarik penjualan Capitol Park Residence yang terletak di kawasan CBD (central business district), dikelilingi pusat perkantoran, perbelanjaan, pendidikan dan kesehatan.

Capitol Park berada persis di seberang Rumah Sakit St. Carolus dan berdekatan dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Lokasinya juga sangat dekat dengan sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Indonesia (UI), Yayasan Administrasi Indonesia (YAI), Universitas Kristen Indonesia (UKI), dan Gunadarma.

Apartemen Capitol Park memiliki dua akses masuk, yaitu akses utama dari Salemba dan akses dari Menteng lewat Jalan Diponegoro. Selain itu, jarak tempuh yang sangat singkat hanya lima menit atau 3,2 kilometer dari titik jantung ibukota, Bundaran Hotel Indonesia, menjadi keunggulan apartemen Capitol Park.

“Sehingga penghuni tidak bingung karena lokasi apartemen sudah dekat kemana-mana,” jelas Raisa. Apartemen ini merupakan awal dari rangkaian pembangunan lahan Capitol seluas dua hektar. Capitol Park Residence sendiri akan dibangun di atas lahan 1,2 hektar, sementara sisa lahannya masih dalam tahapan studi melengkapi pengembangan kedua tower apartemen.

Modern Urban Living

Capitol Park Residence mengadopsi konsep hijau sehingga 65% dari total lahan akan digunakan untuk ruang terbuka, seperti natural landscape, water features, jogging track, sky garden yang bisa dijadikan lokasi barbeque, children playground, serta resort-style swimming pool.

“Secara konsep, Capitol Park Residence mengusung konsep “Modern Urban Living” yang dinamis dan praktis. Dinamis tercermin dari fasilitas yang kami miliki, dan praktis terlihat dari kemudahan beraktivitas sehingga penghuni memiliki quality time dan quality life,” kata dia.

Saat ini, Capitol sudah memasuki tahap akhir tender pemilihan calon kontraktor, yaitu antara PT Wijaya Karya Tbk dan PTPP Tbk. Sementara kontraktor untuk fondasi dikerjakan oleh PT Pakubumi Semesta. Dengan harga jual yang dibuka dari harga Rp500 juta per unit sampai Rp2,6 miliar, pengembang yakin penjualan akan terus meningkat karena harga yang ditawarkan masih 30% di bawah harga apartemen kawasan CBD dengan kualitas sebanding.

Tower Sapphire terdiri dari tipe studio dengan luas 23,25 meter persegi, tipe dua kamar seluas 47 meter persegi dan tipe tiga kamar dengan luas 71,5 meter persegi. Khusus eksekutif muda yang menginginkan keleluasaan lebih, pengembang juga menawarkan tipe studio suites yang luasnya 47 meter persegi. Sedangkan Tower Emerald dibuat sedikit berbeda karena dirancang untuk kelas premium dan unitnya didesain lebih mewah dengan interior khusus yang menggunakan marmer dan semi-furnished.

BERITA TERKAIT

Kantungi Izin Rights Issue - Lippo Karawaci Bidik Penjualan Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyetujui aksi korporasi untuk menerbitkan rights…

Pacu Penjualan Rumah Murah - Hanson Bidik Dana Rights Issue Rp 8,78 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna menggenjot pertumbuhan bisnis penjualan rumah murah, PT Hanson International Tbk (MYRX) bakal menggalang pendanaan…

BANK BRI ANGKAT UMKM DI HALAL PARK

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) bersama Direktur Utama BRI Suprajarto (kanan) dan Direktur Mikro dan Kecil BRI Priyastomo (kiri) berfoto…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Riset Akademik - Pengembangan Mobil Listrik Perlu Lebih Difokuskan ke MPV dan SUV

NERACA Jakarta – Kalangan akademisi memaparkan sejumlah rekomendasi pengembangan mobil listrik di Indonesia, di antaranya fokuskan penerapan teknologi hibrid, plug…

Sektor Riil - Investasi Meningkat, Pemerintah Siapkan SDM Industri Kompeten

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berperan aktif menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten untuk memenuhi kebutuhan dunia industri.…

RI Gandeng Swiss Terapkan Vokasi Dual System

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian memfasilitasi pembangunan Politeknik Industri Petrokimia di Cilegon, Banten dan Politeknik Industri Agro di Lampung. Saat…