Relokasi Usaha Batu Alam di Kab. Cirebon Tak Jelas (Berita dilengkapi foto)

NERACA

Cirebon – Relokasi usaha batu alam disepanjang bahu jalan raya Kramat-Palimanan Kab. Cirebon, semakin tidak jelas. Pasalnya, beberapa pihak selalu mengatakan dalam waktu dekat ini, relokasi tersebut akan dilaksanakan. Padahal, hingga saat ini ketersediaan lahan untuk relokasi saja belum ada. Rencana relokasi di Desa Kepunduhan Dukupuntang, diduga masih samar-samar.

Namun, Bupati Cirebon Dedi Supardi, menjamin bahwa relokasi usaha batu alam akan selesai pada tahun depan. Menurut dia, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak, supaya rencana relokasi berjalan mulus. Bupati menyebutkan, Desa Kepunduhan memang rencana direlokasi untuk usaha batu alam.

“Kami serius kok. Masalahnya, untuk relokasi ini tidak semudah membalikan telapak tangan. Kami tidak mau membunuh begitu saja usaha rakyat yang sudah turun temurun ini. Kalau mau jujur, semua usaha batu alam yang ada di Dukupuntang, kebanyakan ilegal. Kalau kita main hantam saja, pasti ada gejolak. Kita tidak mau seperti itu,” kata dia pada Neraca, beberapa waktu lalu.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sono Suprapto. Dia mengaku, masalah tersebut sudah merupakan agenda serius LH dengan Pemkab Cirebon. Sono beralasan, saat ini pihaknya masih menggodok Detail Engginering Design (DED), dengan pihak-pihak terkait. Pihaknyapun menyebutkan, sudah berkoordinasi dengan Mendagri, untuk membahas masalah tersebut.

Sono mengakui, sebenarnya tahun depan rencananya Provinsi Jabar akan membantu Rp. 2,5 miliar, untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Sedangkan dana yang dibutuhkan untuk relokasi batu alam ini kurang lebih diatas Rp 5 miliar. Sono juga tidak menampik, bahwa saat ini banyak pengusaha luar Cirebon yang membuka usaha batu alam di wilayah Dukupuntang.

BERITA TERKAIT

Permintaan Pasar Meningkat - Produksi Batu Bara Golden Energy Tumbuh 45%

NERACA Jakarta – Kuartal pertama 2019, PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) membukukan pertumbuhan produksi batu bara 45%. “Produksi batu…

Akuakultur - KKP Lakukan Konsultasi Publik Aturan Usaha Pembudidayaan Ikan

NERACA Bandung - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakuan konsultasi publik terkait rencana pemberlakuan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang…

ANGGOTA DPR BERHARAP DEMO SEGERA BERAKHIR - Darmin: Aksi Demo Tak Berdampak Signifikan

Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meyakini dampak aksi demonstrasi 22 Mei 2019 tidak akan berdampak signifikan terhadap kondisi investasi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

BNNP Papua Barat Bekuk 4 Tersangka Narkoba

Jakarta-BNNP Papua Barat bekuk empat tersangka dan barang bukti penyalahgunaan narkotika golongan I yang akan diselundupkan ke Lapas Sorong dan…

Pemprov Banten Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Bahan Pokok

Pemprov Banten Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Bahan Pokok  NERACA Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Perindustrian dan…

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui bagian hukum lakukan penyuluhan…