Empat Perusahaan di Medan Siap Go Public

Jika di Aceh ada empat perusahaan yang berencana go public di 2013, tidak mau kalah perusahaan di Medan juga menyampaikan rencana yang sama untuk go public

"Keempat perusahaan itu masing-masing bergerak di bidang perdagangan, perkebunan/industri sawit dan pabrik cetakan dan produksi sarung tangan," kata Kepala Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Medan, M.Pintor Nasution, di Medan, Kamis (28/2)

Namun sayangnya, M. Pintor belum mau merinci nama perusahaan yang mau "listing" atau dicatatkan di pasar modal dengan dalih masih sedang dalam tahap perencanaan. "Nanti saja ya nama-namanya. Mudah-mudahan benar-benar bisa terwujud IPO-nya. Yang pasti ke empat perusahaan itu serius mau IPO,"ujarnya.

Dia mengakui, salah satu kendala perusahaan di Sumut untuk IPO adalah karena sebagian besar perusahaan merupakan milik keluarga."Karena keluarga, harus ada kesepakatan bersama dan itu biasanya sulit dilakukan sehingga menjadi kendala,"paparnya.

Pintor mengakui sejak PIPM beroperasi tahun lalu, belum ada perusahaan yang bisa digiring PIPM Medan untuk IPO. Oleh karena itu, PIPM Medan benar-benar berharap empat perusahaan yang berencana IPO itu benar-benar bisa terwujud.

Keinginan PIPM itu, ujar Pintor, karena melihat besarnya juga potensi perusahaan di Sumut yang tercatat di pasar modal dan dewasa ini dinilai tepat untuk masuk ke pasar modal mengingat semakin tingginya minat investor membeli saham dan pasar saham yang lagi membaik. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Perusahaan Properti Karawang Kembangkan Hunian Ala Jepang

Perusahaan Properti Karawang Kembangkan Hunian Ala Jepang NERACA Karawang - Perusahaan properti di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berinovasi mengembangkan hunian…

Pertamina dan PTBA Gandeng Perusahaan AS - Kembangkan Pabrik Gasifikasi Batura

NERACA Jakarta –Dalam rangka meningkatkan ekspansi bisnisnya, PT Pertamina (Persero) dan PT Bukit Asam Tbk menjalin kerja sama strategis dengan…

OJK Beri Sanksi Broker Yang Tidak Siap - Implementasi Transaksi T+2

NERACA Jakarta – Guna mendukung pelaksanaan penyelesaian transaksi dari T+3 menjadi T+2 pada 26 November, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Pasar Modal di Kalsel Capai 22,26%

Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, M Nurdin Subandi mengatakan, jumlah investor pasar modal di Kalimantan Selatan…

BEI Catatkan Rekor Baru Emiten Terbanyak

NERACA Jakarta – Tahun 2018 menjadi catatan sejarah bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya, sepanjang tahun ini ada 50…

Pendapatan Toba Bara Tumbuh 43,95%

Di kuartal tiga 2018, PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) membukukan pendapatan sebesar US$ 304,10 juta, naik 43,95% dari periode…