DISKOMINFO LAKUKAN RAZIA Pegawai Pemkab Cirebon Sering Buka Situs Porno (Berita dilengkapi foto)

NERACA

Cirebon – Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Kab. Cirebon, melakukan razia konten-konten porno pada setiap SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) yang ada di Kab. Cirebon. Razia ini digelar, untuk menggalakan cara berinternet yang sehat dan aman. Sebab selama ini, ditenggarai banyak staf di setiap SKPD Kab. Cirebon sering mengakses situs porno.

Namun ironisnya, upaya baik dari Diskominfo Kab. Cirebon tersebut tidak mendapat dukungan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Cirebon. Djoni Rusamsi, sebagai Sekda, kabarnya enggan menandatangi surat persetujuan untuk melakukan razia tersebut.

“Walaupun Sekda belum menandatangani surat persetujuan, tapi kami tetap jalan terus. Alasannya, hingga saat ini kami belum jelas. Namun yang pasti, kita agendakan dalam satu hari, satu SKPD kita razia. Ini untuk menggalakan cara ber internet yang sehat dan aman,” kata Kepala Diskominfo, Abraham kepada wartawan, Kamis (9/6) lalu.

Diskominfo mengagendakan razia setiap harinya, pada masing-masing SKPD yang ada, termasuk bagian Setda Kabupaten Cirebon. Selama ini, pihak Diskominfo mengaku curiga dengan banyaknya pegawai Pemkab Cirebon, yang sering mengakses situs porno serta konten perjudian. Razia tersebut diharapkan, bisa menutupi akses pada situs-situs terlarang.

Pemblokirannya sendiri lanjut Abraham, hanya dilakukan dengan memasang program bernama DNS Nawala. Alat ini, terbukti ampuh untuk bisa memblokir situs serta konten-konten porno selama ini. Namun menurut Abraham, tidak menutup kemungkinan, program DNS Nawala akan bisa dibobol.

“Kami pasang alat yang namanya DNS Nawala, dan cukup berhasil memblokir situs porno serta judi serta game online. Ini wujud komitmen kami membersihkan jaringan internet Pemkab Cirebon dari konten-konten yang berbau porno dan perjudian. Kami juga meminta kepada Telkom sebagai provider kami, supaya mendukung program ini, dengan cara ikut memblokir konten-konten yang berbau porno dan judi online,” ujar Abraham.

Harus Didukung

Abraham menambahkan, Diskominfo harus benar-benar melakukan komitmen penuh, terkait masih maraknya situs serta konten yang berbau porno. Pihaknya sudah meminta kepada beberapa provider yang ada di Kab. Cirebon, agar terus mendukung program internet sehat yang bebas dari situs porno.

“Sebelum membersihkan OPD lain, OPD kami sendiri harus benar-benar bersih. Makanya saya selalu mengimbau kepada pegawai Diskominfo, supaya jangan mengakses, atau menyimpan hal-hal yang berbau porno. Jauh-jauh hari kami sudah melakukan pemeriksaan di lingkungan sendiri, termasuk razia HP barangkali menyimpan video porno,” aku Abraham.

Sementara itu, hingga berita ini dikirim, Sekda Kab. Cirebon belum bisa dimintai tanggapannya.

Sehingga belum diketahui pasti apa alasannya tidak mau menandatangani upaya-upaya baik dari bawahannya. Kepala Diskominfo setempat, enggan berkomentar lebih jauh tetang hal tersebut.Hal itu, tak pelak menjadi isu multi tafsir dari berbagai kalangan.

“Adalah sangat tidak terpuji hal keengganan Sekda Cirebon untuk tidak mendukung program tersebut. Program itu, kami kira sangat baik. Kenapa tidak didukung? “cetus Sumarno, aktivis mahasiswa asal Cirebon yang ditemui Neraca, Ahad kemarin di Bandung.

Sedangkan, beberapa pegawai Pemkab Cirebon mengaku siap, kalau ada pemeriksaan mendadak. Mereka mengaku tidak pernah membuka situs atau yang berbau porno. “Paling kalau lagi senggang ya fesbukan mas. Lagi pula kita tahu dirilah, masa di kantor buka konten porno,” kata salah seorang pegawai yang enggan disebutkan jatidirinya.

BERITA TERKAIT

Indonesia Buka Perluasan Pasar Produk KUKM ke Azerbaijan

Indonesia Buka Perluasan Pasar Produk KUKM ke Azerbaijan NERACA Jakarta - Kedutaan Besar RI di Baku, Azerbaijan mendorong peran Indonesia…

Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Lakukan Pembinaan JDIH

Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Lakukan Pembinaan JDIH NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Bagian Hukum setempat melakukan…

Delapan Kali WTP, Pemkab Serang Tanpa Catatan

Delapan Kali WTP, Pemkab Serang Tanpa Catatan   NERACA Serang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang delapan kali berturut-turut meraih opini Wajar…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Amarta: Kebijakan Anies Jangan Dikaitkan Pilpres 2024

Amarta: Kebijakan Anies Jangan Dikaitkan Pilpres 2024 NERACA Jakarta - Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), Rico Sinaga menilai, terlalu dini…

8000 Orang Bebersih Ciliwung Sepanjang 69,3 km Pecahkan Rekor Muri

8000 Orang Bebersih Ciliwung Sepanjang 69,3 km Pecahkan Rekor Muri NERACA Cibinong - Sebuah gerakan bersama yang melibatkan lebih 8000…

Pawai Budaya Peringatan 379 Tahun Kota Amlapura

Pawai Budaya Peringatan 379 Tahun Kota Amlapura NERACA Karangasem - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan meresmikan gelaran…