Bangun Pabrik, Kimia Farma Danai Lewat Obligasi - Targetkan Dirilis Semester Pertama

NERACA

Jakarta – Guna mendanai ekspansi usaha, perusahaan farmasi plat merah PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berencana menerbitkan obligasi untuk ekspansi usaha pada semester pertama 2013.

Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk, Rusdi Rosman mengatakan, rencana penerbitan obligasi untuk pembangunan pabrik. Saat ini, proses penerbitan obligasi itu masih sedang menunggu rating oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), “Sebelumnya kan mau rights issue, tetapi harus persetujuan DPR. Akhirnya opsi lain kami berencana menerbitkan obligasi dan sekarang masih di rating. Mungkin semester ini,”katanya di Jakarta, Rabu (27/2).

Menurutnya, perseroan membutuhkan dana sekitar Rp500 miliar untuk pembangunan pabrik. Saat ini, perseroan baru memiliki cash flow sekitar Rp260 miliar dan dinilai sangat sehat.

Sebagai informasi, ditahun 2013 ini perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp4 triliun. Jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan dengan tahun ini yang diperkirakan mencapai Rp3,7 triliun.

Maka untuk menggenjot perolehan tersebut pihaknya akan meningkatkan penjualan obat branded hingga diharapkan dapat lebih besar dari penjualan obat generik. Selain itu, guna meningkatkan target penjualan, Kimia Farma tengah mempersiapkan pembangunan pabrik yang berlokasi di Jakarta.

Untuk usaha tersebut, Kimia Farma menganggarkan investasi sebesar Rp400 miliar dari capital expenditure (capex) 2013 yang disiapkan sebesar Rp660 miliar. Pabrik tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi perseroan setidaknya tiga kali lipat dari kapasitas produksi terpasang saat ini yang mencapai 2,3 miliar tablet per tahun. Disebutkan, peningkatan kapasitas produksi ini juga untuk mengantisipasi berlakunya BPJS pada 2014. (bani)

BERITA TERKAIT

Mayora Indah Raup Cuan Rp 1,98 Triliun

NERACA Jakarta – Masih positifnya pertumbuhan industri makanan dan minuman di tahun 2019 kemarin, dirasakan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).…

Geliat Bisnis Pelabuhan - Times Line Cetak Laba Bersih Rp 92,99 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pelayaran, PT Perusahaan Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) atau Temas Line mencatatkan kinerja yang positif sepanjang…

Danai Pengembangan Bisnis - ROTI Suntik Modal Anak Usaha di Filipina

NERACA Jakarta – Dukung pengembangan bisnis anak usahanya, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) menambahkan modal dasar ditempatkan dan disetor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Indika Energy Buyback Saham US$ 20 Juta

NERACA Jakarta – Jaga pertumbuhan harga saham, PT Indika Energy Tbk (INDY) akan melakukan pembelian kembali atau buyback saham dan…

Imbas Pemberlakukan PSBB - Lancartama Sejati Tutup Operasinal Bisnis

NERACA Jakarta – Diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta memberikan dampak terhadap bisnis PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA).…

Raup Dana IPO Rp 215 Miliar - KBAG Beli Lahan di Balikpapan 14 Hektar

NERACA Jakarta – Geliat pasar penawaran perdana saham atau initiap public offering (IPO) di pasar modal masih terus tumbuh di…