Kelenjar Paratiroid Tingkatkan Risiko Batu Ginjal

Semua organ dalam tubuh memiliki keterkaitan satu sama lain, yang dapat meningkatkan risiko penyakit tertentu jika salah satu organ tidak dapat berfungsi dengan baik. Studi terbaru menyatakan bahwa gangguan pada kelenjar paratiroid terkait dengan batu ginjal.

Peneliti dari University of California Los Angeles (UCLA), menetapkan bahwa hiperparatiroidisme adalah penyebab utama darah tinggi, yang bertanggungjawab terhadap meningkatnya kadar kalsium dalam tubuh.

Tubuh yang kekurangan kalsium dapat menyebabkan osteoporosis dan patah tulang, tetapi ketika tubuh kelebihan kalsium dalam darah juga dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti batu ginjal dan disfungsi ginjal.

Batu ginjal adalah kondisi dimana dalam ginjal terbentuk massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan dapat menyebabkan nyeri, pendarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Massa keras tersebut dapat terjadi akibat kadar tinggi mineral seperti kalsium dalam darah yang mengendap di ginjal.

Kelenjar paratiroid yang terletak di leher, di sebelah kelenjar tiroid, berfungsi mengatur kadar kalsium tubuh. Ketika kelenjar paratiroid ini tidak mampu berfungsi dengan baik, hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam kinerjanya, misalnya dengan melepaskan kalsium dari tulang ke dalam aliran darah.

Peneliti menganalisa database 3,5 juta pasien yang pernah berobat di rumah sakit Kaiser Permanente Southern California. Dari data hasil laboratorium tersebut, peneliti mengidentifikasi 15.234 kasus dari pasien yang diketahui memiliki tingkat tinggi kalsium dalam darahnya.

Dari kasus tersebut, sekitar 87 persen ditemukan memiliki hiperparatiroidisme dan telah berada pada risiko mengembangkan batu ginjal. Penelitian tersebut dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism.

"Temuan ini menunjukkan bahwa hiperparatiroidisme menjadi alasan mengapa kadar kalsium dalam darah seseorang meningkat. Sehingga, jika Anda menemukan bahwa kadar kalsium dalam darah Anda sangat tinggi saat melakukan pemeriksaan kesehatan, lakukan juga pemeriksaan tingkat hormon paratiroid," kata Michael W. Yeh, pemimpin studi.

BERITA TERKAIT

Mengenal Penyakit Bipolar

Pengusaha sekaligus influencer Medina Zein terjerat kasus narkotika. Dia ditangkap polisi di sebuah rumah sakit di Lebak Bulus, Jakarta Selatan,…

Mengenal Kanker Kelenjar Getah Bening

Begitu banyak jenis kanker yang bisa saja menyerang kekebalan tubuh Anda. Salah satunya adalah kanker kelenjar getah bening, yang Kanker…

Cara Alami Meningkatkan Jumlah Sperma

Sperma merupakan indikator penting bagi kesuburan pria. Semakin banyak jumlah sperma, semakin besar peluang istri mengalami kehamilan. Cara meningkatkan jumlah…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Kenali Gejala dan Cara Mencegah DBD

Cuaca ekstrem dan banjir seperti beberapa minggu ke belakang meningkatkan risiko penyebaran penyakit, salah satunya demam berdarah (DBD) di musim…

Hal Ini Bikin Anda Kena Diabetes di Usia Muda

Diabetes adalah salah satu penyakit tak menular. Penyakit ini dulu akrab di usia 40 tahun ke atas. Namun seiring berjalannya…

Masalah Kulit yang Paling Sering Dialami Wanita

Beberapa orang rentan mengalami masalah kulit, terlebih wanita. Kalau sudah begini, wanita bakal tak percaya diri ketika keluar rumah. Dari…