Grup Bakrie Targetkan Kuasai Mayoritas Suara - Jelang RUPS April

NERACA

Jakarta – Kemenangan Grup Barkrie terhadap bekas mitra bisnisnya Nat Rothschild dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pekan lalu, rupanya perjuangan Bakrie Grup belum juga berakhir untuk keluar dari Bumi Plc membawa PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tidaklah tuntas.

Kata juru bicara Grup Bakrie Christopher Fong, pihaknya masih harus menghadapi para pemegang saham dalam RUPS yang kemungkinan akan digelar pada April mendatang, “Sales agreement membutuhkan izin dari RUPS, untuk dilakukan voting dari para pemegang saham. Di mana Bakrie harus mendapatkan 75% suara pemegang saham,”katanya di Jakarta kemarin.

Maka untuk memuluskan rencana tersebut dan mendapatkan suara mayoritas, Grup Bakrie menargetkan sudah menemui kesepakatan dengan Bumi Plc pada Maret mendatang. Hal ini terkait transaksi pelepasan saham milik Bakrie di Bumi Plc dan pengalihan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Sebelumnya, Bumi Plc dan Grup Bakrie telah menandatangani heads of terms agreement (HoT) untuk pemisahan Grup Bakrie dan BUMI dari Bumi Plc pada 11 Februari lalu. "Kita sekarang memulai diskusi dengan Bumi Plc untuk menyelesaikan perjanjian (perjanjian penjualan) yang kita harapkan untuk mengumumkan pada Maret," tukas dia.

Nantinya, jika sales agreement ini sudah teralisasi, maka perseroan harus menyetor sisa dana sebesar Rp228 juta kepada Bumi Plc dalam kurun waktu lima hari kerja. "Semua dana berasal langsung dari keluarga Bakrie," jelas Chris.

Asal tahu saja, heads of terms agreement (HoT) untuk pemisahan Grup Bakrie dan BUMI dari Bumi Plc pada 11 Februari lalu mengatur syarat-syarat dari divestasi Grup Bakrie dan BUMI dari Bumi Plc.

Dalam kesepakatan ini pun disebutkan jika Grup Bakrie diharuskan menyetor sebesar US$ 50 juta sebagai deposit. Bakrie pun mengaku telah menyetor dana ini pada 14 Februari.

Sejumlah ketentuan yang diatur dalam HoT tersebut diantaranya, Bakrie akan membatalkan kepemilikan secara tidak langsung yang berjumlah 57.298.534 saham di Bumi plc, setara dengan 23,8% dari total modal ditempatkan Bumi Plc. Saham Bakrie di Bumi Plc ini akan ditukar guling dengan sebanyak 2,3 miliar lembar saham BUMI, setara dengan 10,3 persen (swap).

Selain itu, Bumi Plc akan menjual 3,9 miliar lembar saham BUMI (18,9%) kepada Grup Bakrie. Serta Bakrie harus membayarnya secara tunai sebesar US$ 278 juta. Grup Bakrie diminta untuk melakukan pembayaran sebesar US$ 278 juta dalam escrow account dalam kurun waktu lima hari kerja dari penandatanganan transaksi secara definitif. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Targetkan 2000 Investor di Papua Barat

NERACA Monokwari - Penetrasi pasar modal lebih luas lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peningkatan 2.000 investor dari Provinsi…

Harvest Time Targetkan Listing April 2018 - Lepas 1,86 Miliar Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Memanfaatkan melesatnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG), dinilai waktu yang tepat untuk melaksanakan penawaran umum saham…

Sistem Validasi IMEI Ponsel Ditargetkan Beroperasi April 2018 - Tekan Produk Ilegal

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika serta operator telepon seluler (ponsel) akan melakukan langkah sinergi untuk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…