BEI Tegaskan Tidak Ada UU Wajibkan Dividen

NERACA

Jakarta - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan, tidak ada Undang-Undang (UU) yang mewajibkan perusahaan membagikan dividen. Namun menurutnya jika perusahaan tersebut memperoleh keuntungan dianjurkan membagikan dividen, “Tidak ada UU yang mewajibkan perusahaan membagikan dividen, karena dividen itu bagian dari laba yang bentuknya bisa dibagi ke pemegang saham atau direinvestasikan ke perusahaan,”katanya, di Jakarta, Rabu (20/2).

Lebih lanjut, kata Ito dampak dari perusahaan yang tidak membagikan dividen tersebut tergantung masing-masing kebijaksanaan perusahaan. "Kita bergantung prospektus perusahaan, para investor juga seharusnya membaca prospektus perusahaan agar mengetahui informasi rencana perusahaan,"paparnya.

Menurut Ito, hal tersebut kembali lagi pada keputusan investor dalam memilih saham mana saja yang layak di koleksi. Berdasarkan data BEI tercatat diawal tahun 2013, sudah ada 4 emiten yang menyampaikan penundaan pembagian dividen untuk laporan keuangan 2012. Diantaranya, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) tidak akan membagikan dividen untuk periode tahun buku 2010 dan 2011.

Alasan menunda dividen, karena untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan melakukan ekspansi usaha serta penyelesaian kewajiban kepada kreditur. Padahal pada tahun buku 2011, PT Sarana Menara Nusantara Tbk mencatatkan laba konsolidasi sebelum pajak sebesar Rp764 miliar atau tumbuh 49% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Untuk pendapatan tercatat sebesar Rp1,1 triliun dengan pinjaman perseroan sebesar Rp3,6 triliun dan saldo kas sebesar Rp613 miliar.

Kemudian disusul PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) yang menyatakan tidak akan bagikan dividen tunai untuk periode 2010-2011. Selanjutnya, ada PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) yang menyampaikan tidak lagi membagikan dividen kepada investornya dengan alasan perseroan masih membutuhkan modal kerja untuk ekspansi bisnis.

Kemudian ditutup PT Hero Supermarket Tbk (HERO) yang belum berencana membagikan dividen ke depan. Sebelumnya, perseroan tercatat tidak pernah membagikan dividen sejak 2010 lalu. (bani)

BERITA TERKAIT

BRPT Bagikan Dividen Interim Rp 250 Miliar

NERACA Jakarta - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2018. Besaran dividen interim BRPT…

Awal Pekan Ini, BEI Suspensi Saham Renuka

NERACA Jakarta - Setelah masuk pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi kenaikan harga saham di luar kewajaran, awal…

BEI Suspensi Saham Pool Advisa Finance

NERACA Jakarta – Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal menghentikan sementara perdagangan saham PT Pool Advisa Finance Tbk (POLA)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kebanjiran Proyek Infrastruktur - Cashflow Waskita Beton Akhir Tahun Positif

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal menghitung hari, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) diproyeksikan mencatatkan cashflow operasional…

Ramaikan Harbolnas - Bukalapak Targetkan Transaksi Rp 1,6 Triliun

NERACA Jakarta - Meriahkan hari belanja online nasional (Harbolnas) di akhir tahun ini, Bukalapak yang selalu berpatisipasi selalu menghadirkan banyak…

Sentul City Bukukan Penjualan Rp 813 Miliar

NERACA Bogor – Emtien properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil mencatatkan kinerja positif di kuartak tiga 2018. Dimana perseroan…