Kuartal I, Eastspring Invesment Rilis Tiga Produk Baru

NERACA

Jakarta– Besarnya potensi pasar di Indonesia seiring dengan penetrasi yang masih kecil terhadap produk investasi pasar modal menjadi alasan PT Eastspring Investment Indonesia akan lebih banyak merilis produk investasi. Teranyar, perseroan dalam waktu dekat akan meluncurkan tidak produk reksa dana baru dan saat ini tengah diproses oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Presiden Direktur Eastspring Investments Indonesia Riki Frindos mengatakan, ketiga produk tersebut diantaranya, reksa dana fix income, reksa dana obligasi dan reksa dana pasar uang, “Kita harapkan segera mendapat persetujuan dari OJK dan dapat segera diluncurkan,”katanya di Jakarta, Rabu (20/2).

Menurutnya, target perseroan tahun ini adalah menerbitkan produk investasi yang lengkap dari semua sektor, “Kami ingin mengeluarkan semua jenis portofolio, kami ingin semuany sudah ada di tahun ini,” tegasnya.

Gandeng Standar Chartered

Selain itu, perseroan menggandeng Standard Chartered untuk memasarkan produk reksa dana saham Eastprings Investment Alpha Navigator. Nantinya, penempatan portofolio saham pada 25-30 saham yang dipilih berdasarkan riset dari tim ahli perseroan, “Animo masyarakat saat ini sangat besar terhadap reksa dana. Kami akan melakukan roadshow ke kota-kota besar,” kata General Manager Wealth Management, Priority, International Banking & Country Marketing Head Consumer Banking Standard Charterd Bank, Lanny Hendra.

Produk ini, lanjut Lanny, didesain untuk memberikan nilai tambah dan imbal hasil jangka panjang yang menarik kepada investor, dimana investasi yang dilakukan melalui proses seleksi, perumusan dan pembobotan saham berdasarkan nilai fundamental.

Selain itu, keunikan produk ini lanjutnya bila akhir-akhir ini banyak reksa dana membatasi diri dalam berinvestasi pada sektor ekonomi atau segmen indeks tertentu, namun tidak demikian halnya dengan produk ini.

Reksa dana ini memanfaatkan peluang investasi dari semua sektor dan berbagai jenis ukuran perusahaan untuk memberikan hasil optimal. “Pastinya produk ini akan memperkaya portofolio produk reksa dana yang ditawarkan Standard Chartered Bank,”tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Waskita Karya Raih Kontrak Baru Rp 419 Miliar

Di semester kedua tahun ini, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mengantungi kontrak baru sekitar Rp 419 miliar untuk revitalisasi…

Pilih Calon Ketua Umum Baru - Hipmi Selenggarakan Kuliah Umum dan Debat

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) saat ini tengah melakukan seleksi untuk memilih Ketua Umum BPP (Badan Pengurus Pusat) Hipmi masa…

Serap Saham Tiga Pilar Sejahtera - FISH Pastikan Tidak Ada Dampak Material

NERACA Jakarta – Menyikapi aksi korporasi PT FKS Food And Ingredients (FKS FI) yang bakal menyerap saham PT Tiga Pilar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng MRT Jakarta - Intiland Bidik Recurring Income Lahan Parkir

NERACA Jakarta – Memanfaatkan kawasan yang dekat dengan stasiun MRT Lebak Bulus, PT Intiland Development Tbk (DILD) menuai banyak berkah…

Kejar Pertumbuhan Penjualan 20% - Lorena Mengandalkan Bisnis Angkutan Udara

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan penjualan atau sales naik sebesar 15% - 20% sepanjang 2019,  PT Eka Sari Lorena Transport…

BEI Perbanyak Sekolah Pasar Modal di DIY

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal guna menjaga ketahanan pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan sosialisai…