Bintaro dan Cibubur Favorit Jadi Rumah Idaman

Para pemburu properti di Jabodetabek masih melihat kawasan Bintaro, Bumi Serpong Damai (BSD), dan Cibubur sebagai kawasan yang sangat menjanjikan. Alasannya, harga properti di sana tergolong lebih murah disbanding kawasan lainnya. Kebetulan ketiga kawasan itu ada di pinggir kota Jakarta.

“Selama Januari 2013 ini, sebanyak 91 ribu pengunjung rumah123.com yang mencari informasi tentang properti di Bintaro, disusul BSD 86 ribu orang, dan Cibubur dikunjungi 40 ribu orang,” kata General Manager Rumah123.com Andy Roberts saat pemaparan hasil survei yang dilakukan iProperty Group sepanjang Desember 2012 hingga Januari 2013, di Jakarta, Selasa (12/2).

Dalam catatan rumah123.com, kata Sales Manager rumah123.com Meddy H Papinka, di kawasan Bintaro saat ini tersedia 9.537 unit rumah tinggal yang diiklankan melalui rumah123.com, BSD menyediakan 8.876 unit, dan di Cibubur, terdapat 5.536 unit rumah. Untuk kawasan Bintaro, harga jual properti di sana berkisar di angka Rp 1 miliar. Sedangkan harga rumah di kawasan BSD sekitar Rp 575 jutaan dan di Cibubur sedikit di bawahnya, yaitu Rp 500 jutaan.

Selain ketiga lokasi itu, masuk dalam 10 kawasan favorit bisnis properti adalah Kemang, Gading Serpong, Pantai Indah Kapuk (PIK), Bukit Sentul, Harapan Indah, Kelapa Gading, dan Cinere. Properti di kawasan Kemang dikunjungi 35 ribu pengunjung.

“Sebanyak 135 ribu orang masuk daftar listing kami dalam tiga bulan terakhir ini dari seluruh Indonesia,” kata Meddy saat mendampingi Andy. Menurut dia, sepanjang Januari, telah terkumpul sebanyak 415 ribu prospek, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang masih 325 ribu prospek. Dari hasil survei, kebanyakan calon pembeli properti menginginkan harga rumah hunian sekitar Rp 200 juta. Kendati demikian, tak menutup kemungkinan mereka membeli rumah dengan harga di atas itu.

Untuk mengatasi aspek pembeayaan, kata Meddy, mereka memanfaatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) dengan bunga di kisaran minimum 7%.

Digandeng Century 21

Itu sebabnya, agen pemasaran properti Century 21 pun menggandeng rumah123.com. “Kerjasama ini bagian dari strategi kami dalam memasarkan properti,” kata General Manager Century 21 F Suherman dalam kesempatan terpisah. Menurut dia, penjualan properti terbanyak ada di kawasan Jakarta Barat (26%), lalu Jakarta Utara (23%), Jakarta Selatan (11%), disusul Jakarta Selatan dan Jakarta Timur 3%. Selebihnya, 38% tersebar di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Suherman lagi.

Tingginya peminat properti di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Utara, kata Suherman, menunjukkan para peminat properti di tidak melihat adanya banjir musiman kendala. Kebanyakan properti di sana lebih dari satu lantai, jadi punya kemampuan survive dalam menghadapi datangnya banjir, misalnya menempatkan barang-barang berharga di lantai dua atau tiga. (saksono)

BERITA TERKAIT

Putra Donald Trump Investasi Properti Ultra Mewah di Indonesia

Putra Donald Trump Investasi Properti Ultra Mewah di Indonesia   NERACA Jakarta - Putra Presiden Amerika Serikat Donald Trump yakni Donald…

Pentingnya Kelembagaan Perumahan Rakyat

Pentingnya Kelembagaan Perumahan Rakyat   NERACA Jakarta - Pemerhati perumahan rakyat dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Jehansyah Siregar mengatakan pentingnya kelembagaan…

Intiland Gandeng Travelio Permudah Pengelolaan Apartemen di Aeropolis

Intiland Gandeng Travelio Permudah Pengelolaan Apartemen di Aeropolis  NERACA Jakarta - PT Intiland Development Tbk mengandeng PT Horizon Internusa Persada…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

REI Gandeng Mitra Hadirkan Pameran Properti di Empat Kota

REI Gandeng Mitra Hadirkan Pameran Properti di Empat Kota   NERACA Jakarta - Pasar properti Tanah Air mulai menunjukkan sinyal pemulihan…

Apersi: Kebutuhan Rumah Baru di Jabar Tinggi

Apersi: Kebutuhan Rumah Baru di Jabar Tinggi NERACA  Garut - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Provinsi Jawa…

Menteri Basuki: Penyediaan Perumahan Tidak Gampang

Menteri Basuki: Penyediaan Perumahan Tidak Gampang   NERACA Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut penyediaan…