Januari, Penjualan Bukit Sentul Capai Rp 71,65 Miliar

NERACA

Jakarta – Besarnya minat masyarakat terhadap proyek properti PT Sentul City Tbk (BKSL), menjadi pemicu meningkatnya penjualan perseroan pada Januari 2013. Dimana, perseroan berhasil membukukan penjualan (marketing sales) sekitar Rp71,65 miliar dari target pra penjualan sebesar Rp1 triliun pada 2013.

Head Division Corporate Communication PT Sentul City Tbk, Nidia Ichsan mengatakan, marketing sales telah mencapai Rp71,65 miliar pada Januari 2013 dari target 2013 sekitar Rp1 triliun,”Hasil penjualan ini ditopang dari penjualan perumahan,”katanya di Jakarta, Selasa (12/2).

Saat ini, perseroan belum meluncurkan proyek baru pada 2013. Nidia mengatakan, perseroan akan meluncurkan tiga proyek baru di Sentul pada 2013. “Kami akan kembali meluncurkan proyek perumahan dan apartemen. Proyek pertama akan diluncurkan pada akhir kuartal pertama 2013,” kata Nidia.

PT Sentul City Tbk menargetkan penjualan sebesar Rp1 triliun pada 2013. Penjualan tersebutkan akan disumbangkan dari proyek perumahan. Hingga September 2012, perseroan mencatatkan pendapatan bersih naik Rp545,29 miliar dari periode sama sebelumnya Rp289,53 miliar.

Total laba komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp180,89 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp120,44 miliar.

Sebagai informasi, perseroan optimistis penjualan tahun 2012 bisa tumbuh sebesar 20% menjadi Rp720 miliar dari estimasi awal sebesar Rp600 miliar. “Produk kami seperti perumahan Viridis Montis, Green Valley, Herbiture, dan RiverView melebihi ekspektasi kami, sehingga melebihi target penjualan tahun ini, karena minat konsumen terhadap produk tersebut baik,” kata Nidia Ichsan.

Dia menuturkan, animo konsumen terhadap produk perumahaan masih tinggi sepanjang tahun ini. Ia pun menaikkan target penjualan dari estimasi awal. Menurutnya, tingginya minat para konsumen memilih Sentul City karena kondisi hunian di Jakarta yang sudah tidak nyaman lagi, terutama karena faktor kemacetan dan banjir. “Tahun ini, benar-benar tahun yang gemilang buat kami, oleh karena itu saya beharap pada tahun-tahun mendatang kinerja bisa lebih baik lagi,” ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Lagi, BUMI Bayar Cicilan Utang US$ 31,8 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang untuk menjaga pertumbuhan bisnis dan kesehatan keuangan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membayar cicilan…

Targetkan Penjualan Rp 400 Miliar - Itama Ranoraya Perkuat Jaringan di Enam Kota

NERACA Jakarta – Keputusan pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan diharapkan bisa membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan PT Itama Ranoraya…

Kurangi Biaya dan Emisi Karbon - DHL Rlis Layanan Asia Connect + di Indonesia

NERACA Jakarta- Raup ceruk pasar logistik di dalam negeri, DHL Global Forwarding sebagai penyedia jasa logistik terkemuka di dunia meluncurkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Mobil Astra International Turun 6,7%

NERACA Jakarta – Bisnis otomotif yang masih lesu masih dirasakan PT Astra International Tbk (ASII). Dimana emiten produsen otomotif ini…

Bidik Pasar Millenials - Topping Offf Emerald Bintaro Tepat Waktu

NERACA Jakarta- Menyusul serah terima kunci apartemen A yang tepat waktu di tahun lalu, PT Jaya Real Property Tbk sebagai…

Laba Bersih Unilever Terkoreksi 24,37%

NERACA Jakarta – Pencapaian kinerja keuangan PT Unilever Indonesia Tbk di kuartal tiga tercatat negatif. Dimana perseroan dalam laporan keuangannya…