Beli Aset Bumi Plc, Bakrie Lego Saham VIVA

NERACA

Jakarta – Kabar Grup Bakrie menjual anak usahanya PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) sudah lama terdengar, namun hal tersebut dibantah manajemen dan termasuk oleh pemilik Grup Bakrie yaitu Aburizal Bakrie.

Aburizal Bakrie membantah soal Viva Group akan dibeli oleh pengusaha Hary Tanoesoedibjo, setelah pembelian beberapa ruas jalan tol milik Grup Bakrie oleh Hary Tanoe lewat MNC, “Viva tidak akan dijual," katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurutnya, isu-isu yang beredar di luar sana kalau Hary Tanoe akan membeli media besar kepunyaannya untuk biaya capres itu sama sekali tidak benar, “Namanya juga isu, Itu tidak benar," tegasnya.

Namun dalam laporan salah satu sumber, seperti yang dikutip Reuters menyebutkan, Grup usaha Bakrie akan menjual mayoritas sahamnya di VIVA dalam usahanya untuk mengumpulkan dana untuk membeli kembali aset-asetnya dari Bumi Plc.

Langkah itu diambil Bakrie untuk mempertahankan permatanya usahanya, PT Bumi Resources, eksportir batu bara terbesar di Asia,”Ini adalah keputusan yang berat bagi Bakrie, tetapi mereka adalah pebisnis yang rasional dan ini adalah satu dari banyak cara untuk mengumpulkan uang," kata salah satu sumber yang mengaku terlibat langsung dalam rencana penjualan tersebut.

Bakrie kabarnya melego 51% sahamnya di Visi Media, yang dikendalikannya melalui CMA Indonesia. Proses itu sendiri sudah berlangsung selama dua bulan terakhir. Beberapa penawar yang sudah menyatakan ketertarikannya adalah MNC Group dan PT Elang Mahkota Teknologi, induk usaha SCTV.

Merespon kabar tersebut, CEO Visi Media, Erick Tohir mengatakan, dirinyaa tidak mengetahui rencana tersebut. Adapun perwakilan keluarga Bakrie dan MNC Group belum bisa dimintai komentarnya.

Sementara itu, MNC Group yang dimiliki Hary Tanoesoedibjo menjadi pihak yang paling serius untuk mendapatkan Visi Media. Rencananya, pembeli saham Visi Media akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

Disebutkan, Bakrie menjual sahamnya di Visi Media sekitar US$ 1,2 miliar hingga US$ 2 miliar, meski kapitalisasi pasarnya hanya US$ 845 juta dolar. Asal tahu saja, Visi Media mempunyai dua saluran televisi swasta, TVOne dan ANTV, dan sebuah media online, Vivanews.com.

Bakrie mendirikan Bumi bersama Nat Rothschild pada 2010. Benih-benih perceraian, Bakrie dan Rotschild di Bumi Plc sudah terlihat sejak tahun 2011, atau satu tahun sejak mereka memutuskan tukar guling saham di 2010.

Di 2011, pria yang akrab disapa Nat ini meminta pembersihan dalam manajemen keuangan BUMI menyusul keinginan percepatan pembayaran utang. Namun kenginan Nathaniel membersihkan manajemen BUMI tidak cukup kuat melawan kelompok Bakrie. (bani)

BERITA TERKAIT

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Penjatahan Saham Efektif Berlaku Awal 2018

NERACA Jakarta –Wacana penjatahan saham IPO bagi investor ritel dan istitusi tengah di kodok PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pelindo III Cari Modal di Pasar US$ 1 Miliar

Guna mendanai ekspansi bisnisnya lebih agresif lagi, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III berencana menggalang dana dari pasar modal pada 2018…

Lagi, LPPF Buka Gerai Baru di Surabaya

Perluas penetrasi pasar, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membuka gerai baru berkonsep specialty store kedua di Pakuwon Mall Surabaya.…

Jasa Armada Pangkas Jumlah IPO Jadi 20%

Pilih cara aman atau konservatif agar saham IPO terserap di pasar, PT Jasa Armada Indonesia menurunkan jumlah saham yang di…