Jual Treasury Stock, BCA Raup Dana Rp 1,96 Triliun

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjual treasury stock sebesar 198.781.000 saham dengan harga Rp9.900 per saham pada 7 Februari 2013. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Disebutkan, dengan penjualan treasury stock tersebut maka perseroan memperoleh dana sekitar Rp1,96 triliun. Pihak yang membeli treasury stock tersebut adalah Credit Suisse (Hong Kong) Limited, yang tidak terafiliasi dengan perseroan.

Adapun treasury stock adalah saham yang disimpan dari hasil pembelian kembali saham (buyback). Harga penjualan treasury stock itu sebesar Rp9.900 per saham, lebih tinggi dari harga rata-rata pembelian saham treasury stock tersebut. Serta tidak lebih rendah dari Rp8.764 per saham yang merupakan harga rata-rata penutupan selama 90 hari terakhir sebelum tanggal penjualan. Angka Rp9.900 per saham merupakan harga penutupan sehari sebelum tanggal penjualan. (bani)

BERITA TERKAIT

Astra Serahkan Bantuan Ke BNPB

Sebagai bagian dari bantuan awal senilai Rp63 miliar untuk mencegah penyebaran COVID-19, Astra dan perusahaan-perusahaan Grup Astra melalui Nurani Astra…

Laba Bersih Erajaya Terkoreksi Tajam 65,29%

Imbas lesunya penjualan gadget di tahun 2019 memberikan dampak terhadap kinerja keuangan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Pasalnya, perseroan membukukan…

Reksa Dana Masih Beri Imbal Hasil Positif

Performance kinerja reksa dana selama sepekan kemarin, yakni priode 20-27 Maret 2020 mencatatkan imbal hasil positif. Hal tersebut disampaikan PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Moodys Pangkas Peringkat Alam Sutera

NERACA Jakarta - Perusahaan pemeringkat Moody’s Investor Service menurunkan peringkat utang PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dari menjadi Caa1…

Express Trasindo Masih Merugi Rp 275,5 Miliar

NERACA Jakarta –Persaingan bisins transportasi online masih menjadi tantangan bagi PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI). Performance kinerja keuangan perseroan…

Martina Berto Bukukan Rugi Rp 66,94 MIiliar

NERACA Jakarta –Bisnis kosmetik PT Martina Berto Tbk (MBTO) sepanjang tahun 2019 kemarin masih negatif. Pasalnya, perseroan masih membukukan rugi…