Peringkat Toyota Astra Financial Masih Stabil

Dinilai mencatatkan kinerja keuangan yang positif, PT Toyota Astra Financial Services dipastikan masih berada di peringkat AA oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (5/2).

Selain itu, peringkat tersebut juga berlaku untuk obligasi I/2011 dan obligasi II/2012 yang secara bersama-sama berjumlah Rp1,9 triliun. Analis Pefindo, Danan Dito menuturkan, prospek dari peringkat tersebut adalah stabil.

Disebutkan, peringkat tersebut merefleksikan status PT Toyota Astra Financial Services sebagai anak perusahaan yang strategis bagi pemegang saham, dominasi Toyota pada pasar penjualan mobil nasional, dan kualitas aset yang baik. Akan tetapi, peringkat tersebut juga dibatasi oleh tekanan pada performa rentabilitas.

Perseroan merupakan perusahaan patungan 50/50 antara Astra International Tbk dan Toyota Financial Services Corporation yang merupakan anak perusahaan langsung dari Toyota Motor Corporation. (bani)

BERITA TERKAIT

Gandeng Kerjasama Gojek - Astra Bikin Perusahaan Patungan GoFleet

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis, PT Astra International Tbk (ASII) bersama Gojek membentuk perusahaan patungan yang diberi nama GoFleet…

Investor Ritel di Pasar Obligasi Masih Minim

NERACA Jakarta – Tren pertumbuhan obligasi yang terus meningkat tidak diiringi dengan pertumbuhan investor ritel yang berinvestasi di pasar obligasi.…

Pembajakan Masih Jadi Masalah Pemilik Kekayaan Intelektual

NERACA Jakarta – Mentor program Katapel milik Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Mochtar Sarman mengatakan pembajakan menjadi masalah yang kerap kali…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perluas Inklusi Keuangan Lewat Inovasi Layanan Kekinian

Istilah fintech (Financial Technology)  kini bukan hal yang asing didengar seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri digital saat ini. Bergerak dinamis perubahan industri…

Bantah Kendalikan Harga Saham - Bliss Properti Siap Tempuh Jalur Hukum

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) angkat bicara soal tuduhan soal mengendalikan harga saham yang…

Alokasikan Dana Rp 1,2 Triliun - Tower Bersama Buyback 110,94 Juta Saham

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, beberapa perusahaan masih mengandalkan aksi korporasi buyback saham. Hal inilah yang…