PT Timah Tbk Berharap Harga Timah Kembali Normal

Terus terkoreksinya harga komoditi, memberikan imbas bagi PT Timah Tbk (TINS) karena harga timah di pasaran ikut turun. Oleh karena itu, Direktur Utama PT Timah Tbk Sukrisno berharap harga timah bisa berada di level US$ 30 ribu per ton di tahun 2013.

Asaal tahu saha, pada Januari 2013 harga rata-rata timah masih berada di US$ 24 ribu, “Kami inginnya mendekati US$ 30 ribu per ton, kalau bisa US$ 30 ribu saya senang. Rata-rata Januari US$ 24 ribu per ton, sedangkan tahun lalu US$ 21 ribu per ton," katanya.

Walaupun harga timah saat ini sudah di atas harga tahun lalu US$ 21 ribu per ton, namun harga ini belum yang diharapkan. Untuk volume produksi, dia mengaku masih perlu membaca arah harga, apakah baik atau buruk, “Harga kan masih fluktuatif, jadi kita belum bisa bicara volume produksinya, yang penting bagaimana harga di 2013 itu bisa lebih bagus dari 2012," ungkapnya.

Kata Sukrisno, pihaknya saat ini menargetkan tidak jauh dari hasil produksi tahun lalu sekitar 29 ribu ton. Sedangkan Tahun 2013 menargetkan sebanyak 30 ribu ton. (bani)

BERITA TERKAIT

Petani Cabai Diminta Antisipasi Panen Raya dan Harga Anjlok

NERACA Jakarta – Kementerian Pertanian meminta kepada petani cabai supaya mengantisipasi datangnya panen raya yang akan menjatuhkan harga cabai, salah…

Pemerintah Nilai Harga Gas Indonesia Kompetitif

NERACA Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa harga gas industri di Indonesia relatif stabil dan…

Sektor Pangan - Produksi dan Suplai Terbatas Bakal Memicu Kenaikan Harga Cabai

NERACA Jakarta – Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Rusli Abdullah mengatakan salah satu alasan kenaikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berikan Pendampingan Analis Investasi - CSA Research Gandeng Kerjasama Modalsaham

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal, khususnya generasi milenial dan juga mendukung inovasi sektor keuangan digital, Certified Security…

Sentimen BI Rate Jadi Katalis Positif Sektor Properti

NERACA Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate  sebesar 0,25% menjadi 5,75% mendapatkan…

Siapkan Dana Investasi US$ 100 Juta - Saratoga Bangun Rumah Sakit di Bekasi

NERACA Jakarta –Genjot pertumbuhan portofolio investasi, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terus mengembangkan investasinya. Salah satunya yang tengah dikembangkan…