Erajaya Masuk Efek Marjin dan Short Selling

Jumat, 01/02/2013

Emiten distributor dan penjual seluler, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) masuk sebagai saham yang bisa ditransaksikan dengan pembiayaan penyelesaian transaksi efek bagi nasabah oleh perusahaan efek (marjin) pada Februari 2013.

Informasi tersebut disampaikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (31/1). Kata Ph Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI, Eko Siswanto, penetapan saham tersebut menunjuk peraturan Nomor II-H tentang persyaratan dan perdagangan efek dalam transaksi marjin dan transaksi short selling.

Selain itu, saham PT Erajaya Swasembada Tbkk juga dimasukan dalam daftar efek yang memenuhi syarat untuk ditransaksikan dengan pembiayaan penyelesaian transaksi efek bagi nasabah oleh perusahaan efek yang mengakibatkan posisi short (short selling).

Saat ini ada 47 saham yang memenuhi syarat masuk dalam katergori short selling. Sementara untuk marjin, terdapat 52 saham. Berdasarkan wikipedia, short selling merupakan cara yang digunakan dalam penjualan saham dengan investor atau trader meminjam dana (on margin) untuk menjual saham (yang belum dimiliki) dengan harga lebih tinggi dengan harapan akan membeli kembali dan mengembalikan pinjaman saham ke pialangnya pada saat saham turun. (bani)