XL Bidik Kontribusi Bisnis Data Jadi 25%

Operator seluler, PT XL Axiata Tbk (EXCL) menargetkan kontribusi data bagi pendapatan perseroan bisa meningkat menjadi 25% tahun ini. Tahun lalu, kontribusi data bagi pendapatan perseroan diperkirakan baru mencapai 20%.

Kata Direktur Marketing XL Axiata, Joy Wahyudi, meningkatnya pendapatan data sejalan dengan pertumbuhan jumlah pelanggan data. Tahun ini pelanggan data diharapkan bisa mencapai 70-75% dari total jumlah pelanggan. "Hingga akhir kuartal III kemarin, jumlah pelanggan kami sudah mencapai 42,3 juta pelanggan. Sampai akhir tahun, kami perkirakan jumlah pelanggan sekitar 45 juta, atau naik sekitar 7-8% dari kuartal III,”ujarnya.

Tahun lalu, jumah pelanggan data hanya mencapai 60% dari total pelanggan perseroan. Dari 60% pelanggan tahun lalu, kata dia, penggunaan data juga masih relatif terbatas, hanya untuk program data ringan seperti untuk jejaring sosial. Untuk menambah penggunaan data, dan jumlah pelanggan data, XL meluncurkan program XL Bebas.

Program ini memberi ruang bagi pelanggan untuk membeli paket data berbiaya murah, cukup dengan harga Rp 5.000 untuk kartu perdana, pelanggan bisa mendapat kuota data 150 MB/bulan, “Keunggulan program data ini selain harganya murah, aksesnya cepat, dan masa aktifnya lama yaitu enam bulan. Kami luncurkan 10 juta kartu perdana untuk program XL Bebas ini," katanya.

Dia mengakui, cukup banyak investasi yang digelontorkan XL untuk pengembangan data, terutama untuk pengembangan infrastruktur, terutama berbasis 3G. Tahun ini perseroan akan menambah bts (base transceiver station).

Kemudian ditahun 2013, perseroan mengangarkan belanja modal sama dengan tahun lalu sekitar Rp 8 triliun. Sebagaian belanja modal akan dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur data. (bani)

BERITA TERKAIT

Bakrie Brothers Kembangkan Bisnis Bus Listrik

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) memulai langkah strategis untuk masuk ke dalam bisnis otomotif yakni menggarap segmen usaha bus…

Bisnis Teh Unilever Tetap Beroperasi - Sariwangi Dinyatakan Bangkrut

NERACA Jakarta – Bangkrutnya PT Sarwangi Agricultural Estate Agency setelah dinyatakan pailit oleh pengadilan setelah gagal membayar utang, dipastikan tidak…

Target Swasembada Pangan Pemerintah Tidak Didukung Luas Lahan - Data Hasil Riset

NERACA Jakarta – Target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah sulit untuk dicapai. Salah satu penyebabnya adalah luas lahan pertanian yang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…