Bank Muamalat Targetkan IPO di Semester I

NERACA

Jakarta – Meskipun sudah menjadi perusahaan terbuka, namun PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sahamnya belum di perdagangkan di bursa atau non listied. Oleh karena itu, perseroan kini berencana menggelar penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di pasar modal tahun 2013.

Corporate Secretary Bank Muamalat Indonesia, Meitra N. Sari mengatakan, pihaknya tengah melakukan kajian untuk melakukan penawaran saham perdana danakan menggunakan buku laporan keuangan Desember 2012, “Insya Allah tahun ini. Kita masih mengkaji untuk menentukan lembaga penunjang termasuk underwriternya, “katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Dia berharap, perusahaannya menjadi perusahaan syariah pertama yang bisa melantai di bursa. Soal nilai saham yang dilepas, dirinya belum mau menyebutkan secara detail. Namun saat sudah mencapai tahap yang seharusnya dapat menarik investor.

Dia juga menyebutkan, bila dilihat dari sisi kecukupan modal, saat ini perusahaan mencatat memiliki aset sekitar Rp 40-45 triliun (unaudit), “Kalau IPO kan jelas akan ada penambahan modal, semoga tahun ini bisa terlaksana. Terlebih dengan beberapa penghargaan dari internasional yang diterima kami artinya kami sudah diterima sehingga pelaku pasar lebih tertarik kepada kami,”ungkapnya.

Selain IPO, Bank Muamalat juga berencana menerbitkan kembali sukuk senilai Rp700 miliar, yang merupakan bagian dari sukuk subordinasi senilai Rp1,5 triliun. Tahun lalu, sukuk tahap I sudah diterbitkan senilai Rp800 miliar.

Baik IPO dan sukuk, dikatakan Meitra, dilakukan untuk menambah modal Bank Muamalat. “Untuk sukuk, kami harapkan bisa terealisasi semester I tahun ini,” jelas Meitra.

Tunjuk Bahana

Sebelumnya, Direktur Risk and Compliance Bank Muamalat, Andi Buchari pernah mengatakan, perseroan telah menunjuk Bahana Securities sebagai financial advisor (underwriter) IPO (Initial Public Offering) di 2013, “Kami sudah menunjuk Bahana Securities sebagai financial advisor,”ujarnya.

Namun, menurutnya, Bank Muamalat masih ada kemungkinan untuk menambah financial advisor lainnya. Saat ini Bank Muamalat masih dalam persiapan dari sisi legal atau membuat anggaran dasar terkait rencana listing di Bursa tersebut, “Kami juga akan melakukan roadshow ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk ke luar Indonesia," tuturnya.

Untuk nominal besaran saham yang akan dilepas ke publik, dia mengatakan masih dalam kajian financial advisor. Sebelumnya menunjuk Bahana, terdapat tiga perusahaan sekuritas yang sedang melakukan pitching untuk menjadi underwriter IPO Bank Muamalat ini adalah Bahana Securities, Danareksa Sekuritas, dan Indo Premier Securities. (bani)

BERITA TERKAIT

Yelooo Integra Raup Dana Rp 48,75 Miliar - Harga IPO Dipatok Rp 375

NERACA Jakarta – Aksi korporasi PT Yelooo Integra Datanet Tbk go public telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan…

Jasa Raharja Targetkan Laba Rp1,6 triliun

      NERACA   Jakarta - PT Jasa Raharja (Persero) menargetkan perolehan laba 2018 sebesar Rp1,6 triliun. Angka tersebut…

Bank Banten Bantu Permodalan Pelaku Industri Rumahan

      NERACA   Serang - PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) akan membantu kaum perempuan pelaku…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…