Mansek Targetkan Transaksi Harian Rp 120 Miliar - Hadirkan MOST Syariah

NERACA

Jakarta– Dalam rangka memfasilitasi nasabah dalam melakukan transaksi saham yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), PT Mandiri Sekuritas meluncurkan layanan Mandiri Sekuritas Online Trading (MOST Syariah) yang diklaim berbasis syariah.

Direktur Capital Market Mandiri Sekuritas, Laksono Widodo mengatakan, fasilitas online trading berbasis syariah ini menjadi yang pertama karena nasabah juga harus menggunakan bank kustodian syariah. “MOST Syariah ini telah memperoleh sertifikasi dari Dewan Syariah Nasioal Majelis Ulama Indonesia,” katanya di Jakarta, Rabu (16/1).

Dia juga mengungkapkan, pihaknya menargetkan dapat menghimpun nasabah sekitar 1000 nasabah baru dari jumlah nasabah saat ini 8000 dengan fasilitas online trading berbasis syariah ini.

Sementara untuk transaksi harian, kata Laksono, ditargetkan Rp 120 miliar dan hingga akhir tahun 2013, PT Mandiri Sekuritas menargetkan transaksi capai Rp 450 miliar. Dimana Rp 200 miliarnya bisa didapatkan dari investor ritel dengan menggunakan fasilitas online trading sebesar 40% dan sisanya 60% dari transaksi regular.

Dia juga menegaskan, investasi MOST ini sebesar Rp 20 miliar dan untuk menggarap segmen pasar, Mandiri Sekuritas akan membidik daerah yang berpotensi syariah, seperti Makasar, Pekanbaru dan Indonesia bagian timur.

Selain itu, lanjut Laksono, selama ini pengguna online trading berbasis syariah lebih banyak dari investor lokal ketimbang investor asing.

Sebagai informasi, hadirnya layanan online trading berbasis syariah dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan produk pasar modal syariah yang meningkat sejalan dengan semakin berkembangnya pasar modal syariah.“Besarnya populasi penduduk muslim Indonesia yang jumlahnya mencapai sekitar 90% dari total populasi membuat permintaan produk syariah termasuk fasilitas perdagangannya semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir,”tandasnya.

Kata Laksono, MOST Syariah merupakan pelengkap dari aplikasi Mandiri Sekuritas Online Trading berbasis web yang sudah hadir sebelumnya. Sementara ditempat yang sama, Head of Equity Retail Mandiri Sekuritas Ridwan Pranata menambahkan, peluncuran produk ini merupakan strategi perseroan dalam memperbanyak pilihan bagi nasabah serta meningkatkan pasar, “Kami optimistis hadirnya MOST Syariah akan mendukung upaya Mandiri Sekuritas untuk terus meningkatkan basis nasabah ritel dan volume transaksi harian,”ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

BUVA Tambah Modal Rp 20 Miliar Ke DMS

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menyatakan telah memberi tambahan dana pinjaman kepada PT Dialog Mitra Sukses (DMS) sebesar Rp20…

ModernCikande Resmikan Modern Halal Valley - Hadirkan Kawasan Industri Halal

NERACA Cikande– ModernCikande Industrial Estate (MCIE) yang dikembangkan PT Modern Industrial Estat (anak usaha PT Modernland Realty Tbk) belum lama…

BI Prediksi Defisit Transaksi Berjalan Masih Dibawah 3%

    NERACA   Bali - Bank Indonesia (BI) memperkirakan defisit transaksi berjalan Indonesia pada akhir 2018 mencapai 2,9 persen…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Saham Super Energy Masuk Pengawasan BEI

Lantaran pergerakan harga sahamnya melesat tajam di luar kebiasaan atau disebut unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Super Energy…

Malindo Bagikan Dividen Rp 16 Per Saham

NERACA Jakarta - Emiten yang bergerak produksi pakan ternak, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) akan membagikan dividen interim dari laba…

TOWR Raih Dividen Protelindo Rp 25 Miliar

Berkah masih positifnya pertumbuhan industri telekomunikasi, dirasakan betul bagi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Pasalnya, perseroan bakal mengantongi dividen…