10 Perusahaan Efek Siap Rilis Online Trading

Direktur Teknologi Informasi BEI Adikin Basirun mengatakan, online trading merupakan daya tarik bagi investor dan pelaku pasar. Selain itu, online trading juga dinilai sebagai salah satu strategi yang digunakan perusahaan sekuritas untuk pemasaran. “Saat ini yang dibutuhkan Indonesia sebagai negara kepulauan adalah kemudahan akses salah satunya dengan adanya jaringan internet,”katanya di Jakarta, Senin (14/1).

Menurutnya, dengan hadirnya online trading akan membantu investor dalam kemudahan bertransaksi saham dan termasuk membantu edukasi investasi di bursa saham.

Dia juga menambahkan, saat ini masih ada sekira 10 perusahaan efek yang akan meluncurkan fasilitas online trading. 10 perusahaan efek tersebut merupakan carry over yang telah mendaftarkan untuk fasilitas online trading ke BEI pada 2012 lalu.

Kata Adikun, fitur teknologi canggih seperti penggunaan online trading, diharapkan mampu mendukung meningkatkan jumlah investor ritel di Indonesia yang masih sangat kecil.

Tercatat dalam data KSEI jumlah investor ritel di Indonesia masih kecil yakni sekira 350 ribu orang, jumlah ini dianggap masih kecil bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekira 230 juta jiwa. (bani)

BERITA TERKAIT

Hasil Assessment dan Kajian - 10 Pemda Siap Terbitkan Obligasi Daerah

NERACA Jakarta –Besarnya minat pemerintah daerah menerbitkan obligasi diakui langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini dikarenakan, instrumen obligasi…

Perkuat Bisnis Logistik - Adi Sarana Bikin Perusahaan Patungan

NERACA Jakarta – Mengoptimalkan layanan bisnis logistik, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menggandeng penyedia platform dagang elektronik atau e-commerce…

OJK: Masyarakat Jangan Percaya Pinjaman Online Tidak Terdaftar

OJK: Masyarakat Jangan Percaya Pinjaman Online Tidak Terdaftar NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku lembaga independen yang melakukan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PPRO Berikan Kran Air Siap Minum di Semarang

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada lingkungan, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama…

Tawarkan IPO Rp 178 -198 Persaham - Interfood Bidik Kapasitas Produksi 10.600 Ton

NERACA Jakarta –Perusahaan produsen cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)…

Mandom Targetkan Penjualan Tumbuh 10%

Sepanjang tahun 2019, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu ditopang pertumbuhan penjualan…