Tingkatkan Modal, Bank Nobu Gelar IPO di Pertengah Tahun

PT Bank Nasional Nobu (Bank Nobu) berencana mencatatkan saham perdananya melalui Initial Public Offering (IPO) di bursa pada pertengahan tahun ini. Untuk usaha tersebut, perseroan telah melakukan mini expose di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen mengatakan, rencana perseroan IPO sudah disampaikan dalam mini expose, “Targetnya sebetulnya dalam enam bulan setelah Oktober 2012. Jadi, paling lambat bulan Mei dapat efektif,” katanya di Jakarta, Senin(7/1).

Kata Hoesen, dalam IPO ini perseroan berencana melepas 40% saham baru dan dana yang didapat untuk ekspansi kredit. Perseroan sendiri telah menunjuk Ciptadana Securities sebagai penjamin emisi IPO.

Alasan melakukan IPO, lanjutnya untuk meningkatkan modal perseroan dari yang saat ini di bawah Rp1 triliun menjadi di atas Rp1 triliun. Dengan begitu kategori perseroan bisa meningkat menjadi bank kelas menengah.

Sebelumnya, ada juga PT Bank Maspion Indonesia bakal IPO pada awal tahun 2013. Namun lantaran perubahan pemakaian laporan keuangan, akhirnya rencana IPO molor dari target awal.

Bank Maspion rencananya bakal melepas sebanyak 11% sahamnya ke publik atau setara dengan 380 juta lembar saham. Harga saham perdana yang ditawarkan Rp335 per saham. Dengan begitu, dalam IPO tersebut kemungkinan Bank Maspion bisa mendapatkan dana segar sebesar Rp127,3 miliar.

Dalam pelaksanaan IPO, Bank Maspion menunjuk PT Makinta Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek (enderwriter). Perolehan dana hasil penawaran saham perdana diperkirakan sekitar Rp100 miliar. Perolehan dana hasil penawaran saham perdana digunakan untuk ekspansi kredit. Hingga September 2012, penyaluran kredit perseroan mencapai Rp2,4 triliun. Perseroan menjaga pertumbuhan kredit sebesar 25%-30%. (lia)

BERITA TERKAIT

Amazon Ikut Tanam Modal Teknologi Swakemudi

Perusahaan e-commerce raksasa Amerika Serikat (AS), Amazon, mengikuti tren teknologi global di bidang mobil otonom (swakemudi) dengan menanamkan investasi 530…

Tahun Politik, Serangan Siber Intai Jaringan Telekomunikasi

Industri telekomunikasi seringkali menjadi sasaran empuk para peretas untuk melancarkan serangan siber karena perusahaan umumnya memiliki pusat data (data center)…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Fajar Surya Wisesa Melesat 136,1%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,405 triliun atau naik 136,1% dibanding periode…

Lagi, Comforta Raih Top Brand Award

Di awal tahun 2019 ini, Comforta Spring Bed kembali meraih penghargaan Top Brand Award. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin,…

BPD Bank Kalsel Rencanakan IPO di 2020

Bila tidak ada aral melintang, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel rencanakan melakukan penawaran umum saham perdana…