Tahun Depan, Indo Premier Targetkan Kontribusi ETF 50%

NERACA

Jakarta–Maraknya perusahaan sekuritas meluncurkan produk Exchange Traded Fund (ETF), kini menjadi tren bagi investor pasar modal dalam berinvestasi pada produk tersebut. Salah satunya yang dilakukan PT Indo Premier Invesment Management dengan meluncurkan produk ETF.

Direktur Indo Premier Investment Management Diah Sofiyanti mengatakan, pihanya menargetkan dapat meningkatkan persentase kontribusi produk ETF terhadap total dana kelolaannya (asset under management) tahun depan hingga 50%. “Pertumbuhan dana kelolaan memang tidak mencapai target yang ditetapkan di awal tahun, namun kami senang karena porsi ETF sudah 20% terhadap dana kelolaan, “katanya di Jakarta, Kamis (20/12).

Oleh karen itu, dirinya memperkirakan dana kelolaan ETF akan semakin besar karena potensi perkembangannya masih besar di Indonesia. Tercatat sepanjang 2012, total kontribusi ETF terhadap dana kelolaan perseroan sudah meningkat menjadi 20%.

Menurutnya, produk ETF sendiri saat ini sudah semakin dikenal di pasar modal Indonesia. Saat ini Indo Premier Investment Management sudah memiliki dua produk ETF yakni ETF LQ-45 (R-LQ45X) dan ETF IDX30 (XIIT), “Produk ETF yang telah ada di Indonesia baru 3 produk. Ini masih sedikit jika dibandingkan dengan di negara-negara maju, khususnya Amerika Serikat dimana ada lebih dari 1.000 produk ETF disana,”ujarnya.

Sebelumnya, Diah pernah mengatakan bahwa pihaknya berencana menerbitkan 3-5 ETF lagi di tahun depan dengan aset dasar beberapa indeks yang sudah ada di Bursa Efek Indonesia. Indeks tersebut kemungkinan adalah Jakarta Islamic Index (JII), Indeks Infobank 15, serta Indeks Infrastruktur yang akan diluncurkan BEI di tahun depan. (bani)

BERITA TERKAIT

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Investasi Hotel di Asia Pasifik Meningkat 15 Persen - Tahun 2019

Investasi Hotel di Asia Pasifik Meningkat 15 Persen Tahun 2019 NERACA Jakarta – Asia Pasifik adalah satu-satunya wilayah yang dinantikan…

Terus Tumbuh - Kontribusi Manufaktur Terhadap PDB Indonesia Capai 19,86%

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian aktif memacu pertumbuhan industri manufaktur nasional. Pada tahun 2018, pertumbuhan industri nonmigas tercatat sebesar 4,77…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jumlah Investor di NTT Tumbuh Signifikan

Pengamat ekonomi, Dr James Adam mengemukakan, perkembangan investasi pasar modal di Provinsi Nusa Tenggara Timur menunjukkan kondisi yang menggembirakan dalam…

IHSG dan Nilai Kapitalisasi Tumbuh 1,22%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan kemarin tumbuh sebesar 1,22% ke…

Laba Multipolar Technology Turun 11,3%

Di tahun 2018, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mencatatkan laba bersih sebesar Rp99,66 miliar atau turun 11,3% dibanding periode yang…