Obligasi PLN Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengantongi peringkat BBB- untuk program medium term notes (GMTN) senilai US$ 2 miliar dari lembaga peringkat Fitch Ratings. Ditegaskan, peringkat jangka panjang issuer default rating PT PLN (Persero) di BBB- dengan outlook stabil.

Informasi tersebut disampaikan Fitch Ratings dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (13/12). Selain itu, obligasi yang diterbitkan di bawah program ini juga di rating BBB-. Kata analis Fitch Ratings, Shahim Zubair, penegasan ini mencerminkan pandangan Fitch bahwa pemerintah akan terus menyediakan dukungan keuangan yang kuat, “Pemerintah akan selalu memberikan dukungan, terlebih PLN salah satu BUMN yang penting dan kewajiban pelayanan public yang di embankan kepada PLN, “katanya.

Dia juga menuturkan, peringkat-peringkat PLN disetarakan dengan peringkat soveign Republik Indonesia yang ada di BBB-, stabil sebagai pemegang saham, yang mencerminkan ikatan legal, operasional dan strategis yang kuat berdasarkan metodologi "Parent and Subsidiary Linkage" yang dimiliki Fitch.

PLN adalah pemilik dan operator dari transmisi dan jaringan distribusi listrik di Indonesia dan sekarang ini mengelola lebih dari 80 persen kapasitas pembangkit listrik. PLN juga adalah entitas utama yang digunakan pemerintah untuk melaksanakan program pembangunan infrastruktur listrik nasional.

Fitch berpendapat bahwa fungsi pelayanan PLN akan terus melekat mengingat program investasi yang besar hingga 2020 dan kesulitan-kesulitan dalam menaikkan tarif listrik di Indonesia.

Proposal kenaikan tarif di 2011 dan 2012 tidak dapat diimplementasikan karena besarnya resistensi dan revisi tarif di masa mendatang kemungkinan tidak akan cukup besar untuk menjamin tingkat keuntungan bagi PLN bilamana subsidi ditiadakan. (bani)

BERITA TERKAIT

Kelas Menengah Bertambah - Hermina Optimis Raih Pendapatan Rp 3,6 Triliun

NERACA Jakarta –Berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 17,88% menjadi Rp 1,79 triliun dari priode yang sama tahun lalu Rp 1,51…

Pertumbuhan Industri Kopi Yang Didukung Pasokan Listrik PLN

    NERACA   Jakarta - Industri kopi di Indonesia mulai menunjukkan perkembangan yang masif, bahkan minum kopi dijadikan gaya…

Bankir: Resesi Global Masih Jauh dari Kondisi Nyata

NERACA Jakarta-Kalangan bankir menilai resesi ekonomi global masih jauh dari nyata. Dengan demikian, masyarakat diimbau tak perlu menanggapi isu tersebut…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangkas Beban Utang - Waskita Karya Divestasi Bisnis Lima Ruas Tol

NERACA Jakarta – Besarnya beban utang yang ditanggung PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dalam ekspansi bisnis di jalan tol, menjadi…

Ubah Toko Jadi Lifestye Mall - Ramayana Pede Raih Pendapatan Rp 8,85 Triliun

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan bisnis di tengah ketatnya persaingan bisnis, PT Ramayana Lestari Santosa Tbk (RALS) sebagai emiten ritel…

Penuhi Kebutuhan Belanja Modal - Bank Permata Beri Pinjaman Anak Usaha TOWR

NERACA Jakarta –Danai kebutuhan belanja modal dan ekspansi bisnisnya, PT Iforte Solusi Infotek yang merupakan anak usaha PT Sarana Menara…