Nusa Konstruksi Garap Proyek Baru Rp 455 Miliar

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) memperoleh proyek baru senilai Rp455 miliar di Bali dan Jakarta. Proyek itu adalah pembangunan Hotel Kempinski di Nusa Dua, Bali senilai Rp305 miliar dan proyek Altira Business Park di Sunter, Jakarta senilai Rp 150 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (11/12). Kata Corporate Secretary Nusa Konstruksi Enjiniring, Djohan Halim, proyek-proyek tersebut sangat signifikan bagi kinerja keuangan perusahaan. Proyek tersebut akan selesai dalam 1,5 tahun ke depan, “Proyek Hotel Kempinski dan Altira Business Park merupakan proyek dengan nilai signifikan yang berhasil diperoleh oleh Perseroan menjelang penutupan tahun, sekaligus menunjukkan kepercayaan klien terhadap Perseroan,”paparnya.

Selain kedua proyek itu, perusahaan juga menargetkan memperoleh kontrak baru senilai Rp 2,5 triliun hingga akhir tahun 2012. “Dengan demikian, total kontrak tahun ini bersama dengan kontrak tahun lalu menjadi senilai Rp 3,6 triliun,” tutur Djohan.

Nilai kontrak baru yang akan dikerjakan meliputi pekerjaan Apartment Senopati Penthouse, Apartemen Botanica di Jakarta dan proyek Skyline Office & Condotel di Surabaya.

Dengan kinerja demikian, Nusa Konstruksi mencatat pertumbuhan laba bersih 63% secara tahunan hingga kuartal III 2012. Laba bersih mencapai Rp 37 miliar. Anak perusahaan turut berkontribusi terhadap laba bersih. Laba dari anak perusahaan yang bergerak dalam bidang properti, Duta Buana Permata tumbuh 186% mencapai Rp 16 miliar.

Pada sisi pendapatan, Nusa Konstruksi membukukan pendapatan senilai Rp 839 miliar. Nilai pendapatan ini tumbuh 4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hingga kuartal III 2012, 65% pendapatan Perseroan berasal dari proyek-proyek yang dikerjakan di Pulau Sumatra. Sebanyak 24% pendapatan berasal dari proyek yang berlokasi Pulau Jawa. Perusahaan juga mengerjakan berbagai proyek di wilayah Kalimantan dan Sulawesi yang menjadi kontributor terhadap pendapatan.

Nusa Konstruksi Enjiniring adalah salah satu perusahaan swasta terbesar yang menawarkan jasa konstruksi infrastruktur dengan pengalaman lebih dari 30 tahun. Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 19 Oktober 2007.(bani)

BERITA TERKAIT

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Saham CARE Masuk Pengawasan BEI

Mempertimbangkan peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE)…

Darya Varia Raup Laba Rp 221,78 Miliar

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk. (DVLA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 221,78 miliar di 2019 atau tumbuh 10,53% dibandingkan tahun sebelumnya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…