Bank Bukopin Kantongi Peringkat A+ Dari Pefindo

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberi peringkat "idA+" kepada PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) dengan prospek stabil untuk periode 30 November 2012 - 1 Desember 2013.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (4/12). Kata analis Pefindo Dyah Puspita Rini dan Danan Dito, peringkat yang diberikan juga dibatasi performa yang moderat dan tantangan dalam meningkatkan kualitas aset.

Disamping, itu Pefindo juga menegaskan peringkat "idA" untuk obligasi subordinasi I perseroan dengan skema penawaran umum berkelanjutan (PUB) senilai Rp2 trilun. Peringkat tersebut mencerminkan pasar captive yang kuat dengan BULOG, serta hubungan yang kuat dengan beberapa BUMN besar dan permodalan perusahaan yang cukup kuat.

Sebagai informasi, PT Bank Bukopin Tbk mencatatkan laba bersih Rp619,77 miliar pada kuartal ketiga 2012 atau naik 34,64% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp460,29 miliar.

Kenaikan laba bersih diikuti kenaikan pendapatan bunga perseroan menjadi Rp3,56 triliun hingga kuartal ketiga 2012 dari periode sama sebelumnya Rp3,25 triliun. Pendapatan syariah naik dari Rp155,96 miliar hingga kuartal ketiga 2011 menjadi Rp198,75 miliar hingga kuartal ketiga 2012.

Setelah dipotong beban bunga dan beban pembiayaan lainnya, pendapatan bunga bersih perseroan mencapai Rp1,79 triliun atau naik 15,48% dibandingkan dengan perolehan periode sama sebelumnya Rp1,55 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Gandeng Tiga Bank Syariah - Pertamina Siapkan Payroll Bagi Karyawan

NERACA Jakarta- PT Pertamina (Persero) menggandeng tiga bank Syariah BUMN sebagai mitra dalam pembayaran gaji dan sejumlah pembayaran personal karyawan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…

Bank Commonwealth Luncurkan Aplikasi Wealth Management

  NERACA   Jakarta - Bank Commonwealth meluncurkan aplikasi CommBank SmartWealth yang merupakan aplikasi pertama di Indonesia yang berfokus pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…