Laba Perdana Karya Perkasa Turun 10,37%

Per September 2012, PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) mengalami penurunan laba bersih 10,37% menjadi Rp927,25 juta dibandingkan periode sama 2011 sebesar Rp1,035 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Selain itu, perseroan juga mencatatkan pendapatan usaha naik menjadi Rp227,34 miliar, YoY dari Rp197,72 miliar dan beban pokok naik menjadi Rp181,88 miliar,YoY dari Rp163,61 miliar.

Sementara laba kotor naik menjadi Rp45,46 miliar dari laba kotor periode yang sama 2011 sebesar Rp34,11 miliar dan beban usaha naik menjadi Rp20,38 miliar, YoY dari Rp16,76 miliar. Laba usaha naik menjadi Rp25,08 miliar, YoY dari Rp17,35 miliar dan beban di luar usaha naik menjadi Rp30,50 miliar,YoY dari Rp15,33 miiar.

Rugi sebelum pajak diraih Rp5,42 miliar dari laba sebelum pajak di tahun sebelumnya Rp2,02 miliar dan manfaat pajak naik diraih Rp6,34 miliar dari beban pajak Rp990,67 juta. Adapun total aset perseroan per September 2012 turun menjadi Rp409,39 miliar dari total aset perseroan per Desember 2011 yang Rp475,32 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Laba Bersih MNC Bank Anjlok 94,73%

NERACA Jakarta – Semester pertama 2019, PT Bank MNC Internasional  Tbk (BABP) mencatatkan laba bersih berjalan sebesar Rp5,28 miliar  atau turun…

Laba Bersih Tiphone Terkoreksi 43,49%

Pencapaian kinerja keuangan PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) di paruh pertama tahun ini negatif. Pasalnya, perseroan membukukan laba bersih…

Laba CIMB Niaga Naik 11,8%

    NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp1,98 triliun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BTN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap mendorong pertumbuhan ekonomi di Bengkulu agar bisa lebih maju lagi, salah satunya melalui…

Kinerja Keuangan Melorot - ANJT "Kencangkan Ikat Pinggang" di Operasional

NERACA Jakarta – Terkoreksinya pencapaian kinerja keuangan PT Austindo Nusantara Tbk (ANJT) di paruh pertama tahun ini, menjadi pertimbangan emiten…

Pasar Respon Positif Nota Keuangan 2020

NERACA Jakarta – Pidato nota keuangan negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 yang disampaikan presiden Joko…